DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Dec 28, 2016

Mana yang Lebih Baik untuk Penyimpanan ASI Perah, Botol atau Plastik ASI?

Bagikan


 

Mama telah bekerja keras memompa ASI di sela-sela kesibukan kerja setiap hari, sehingga Mama ingin memastikan penyimpanan ASI secara benar di wadah yang aman. Mama mungkin bertanya-tanya, bagaimana cara memilih tempat penyimpanan ASI yang tepat. Apakah botol ASI? Atau plastik ASI? Manakah yang lebih bagus?

Sebelum Mama memutuskan penyimpanan ASI manakah yang tepat, Mama perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pilihan tersebut, sehingga Mama bisa memberikan ASI yang terbaik bagi sang bayi.

 

1. Botol ASI

Kelebihan:

  • Penyimpanan ASI dalam botol siap pakai mungkin adalah pilihan yang paling tepat. Banyak botol ASI dirancang untuk menyesuaikan dengan pompa ASI, sehingga Mama dapat memompanya langsung ke dalam botol ASI lalu menyimpannya di kulkas.
  • Botol ASI dapat dipakai ulang dan praktis, sehingga Mama tidak perlu repot-repot memindahkan ASI dari kantong ke botol saat ingin menyusui bayi dari botol.
  • Tidak ada ASIP yang terbuang saat pemompaan, higienis dan bebas kontaminasi, serta mudah digunakan.
  • Bahkan ada beberapa produk botol ASI yang dilengkapi rak penyimpanan khusus yang dapat Mama tempatkan di dalam freezer

Kekurangan:

  • Botol ASI memakan lebih banyak tempat di dalam freezer dibanding kantong plastik ASI, sehingga dibutuhkan begitu banyak ruang jika Mama tidak menatanya dengan baik.
  • Harga botol ASI cukup mahal apalagi jika Mama perlu membeli stok yang banyak untuk tempat penyimpanan ASI.
  • Biasanya, botol ASI tidak memiliki tempat untuk menuliskan tanggal dan jumlah ASIP. Jadi, Mama perlu menggunakan label yang bisa ditempel pada botol ASI.
  • Ada dua jenis botol yang dapat Mama gunakan untuk tempat penyimpanan ASI. Botol plastik, seperti yang biasa digunakan untuk botol susu biasa, dan botol kaca. Berikut adalah masing-masing kelebihan dan kekurangan dari jenis botol ASI tersebut.

 

 

Botol plastik

Botol kaca

Dapat dipakai ulang

Ya

Ya

Mudah pecah

Kemungkinan kecil

Mudah pecah jika tidak hati-hati

Pemakaian jangka panjang

Hanya tahan untuk satu bayi (setelah penggunaan terus-menerus selama satu tahun, botol plastik biasanya berubah warna agak kekuningan)

Tahan lama untuk beberapa bayi, botol kaca tetap awet selama bertahun-tahun

Kandungan kimia

Harus menggunakan botol BPA-free untuk menghindari kontaminasi zat kimia

Bebas kimia

Berat

Ringan

Berat

Waktu mencairkan

Lebih cepat

Lebih lama

Botol dapat langsung diminumkan

Ya

Tergantung pada merek

 

2. Kantong plastik ASI

Pouch (kantong) plastik ASI adalah kantong plastik yang dirancang khusus untuk wadah menyimpan ASI. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan kantong plastik ASI:

Kelebihan:

  • Tidak seperti kantong ziplock biasa, kantong plastik ASI ini lebih tebal dan terbuat dari bahan BPA-free.
  • Menghemat ruang. Kantong plastik ASI mudah disimpan dan ditata di dalam freezer, sehingga tidak memakan banyak tempat.
  • Tahan pada suhu panas (untuk pencairan dan pemanasan susu) sehingga lebih cepat mencair.
  • Tidak perlu mencuci/mensterilkan. Kantong plastik ASI sekali pakai, sehingga Mama tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencuci dan mensterilkannya.
  • Mudah memberi label. Jika Mama menimbun susu, pelabelan adalah suatu keharusan. Mama perlu memberi label tanggal dan jumlah ASIP yang Mama simpan di setiap kantong. Kantong plastik ASI memiliki ruang khusus untuk pelabelan sehingga akan lebih mudah mengatur penggunaan susu nantinya.

Kekurangan:

  • Sekali pakai, sehingga tidak dapat digunakan kembali. Artinya, selama Mama perlu menyimpan ASIP, maka Mama harus terus membeli kantong ASI sampai Mama memutuskan untuk tidak memompa ASI lagi.
  • Rentan bocor. Jika Mama mendapat kantong plastik ASI berkualitas rendah, maka kantong tersebut mungkin rentan bocor pada jahitan atau ritsleting atas. Namun ada kantong plastik ASI merek tertentu yang dilengkapi ritsleting dobel sebagai pengaman dari kebocoran.
  • Sulit dituangkan. Tergantung pada desain kantong penyimpanan ASI, menuangkan ASI ke botol susu dapat menjadi pekerjaan menantang karena susu bisa saja tumpah.
  • Lebih banyak ASI yang terbuang. Kadangkala masih ada sisa ASI di dalam kantong setelah Mama menuangkannya dan agak sulit untuk mengeluarkannya sampai tetes terakhir.
  • Tidak dapat memompa langsung ke kantong plastik ASI, kecuali merek tertentu.

 

Mama masih bingung menentukan pilihan? Di Orami, Mama bisa menemukan berbagai pilihan tempat penyimpanan ASI. Nah, setelah mengetahui manfaat dan kerugian masing-masing pilihan penyimpanan ASI tadi, sekarang Mama pilih botol kaca atau pouch plastik?

 

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait