Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Mar 7, 2017

Masalah Reproduksi Ini Penyebab Infertilitas Pria!

Bagikan


    

Masalah reproduksi pria umumnya bergantung pada kuantitas dan kualitas sperma. Jika jumlah sperma pria rendah atau jika sperma berkualitas buruk, maka akan sulit dan kadang-kadang tidak mungkin menyebabkan kehamilan.

Infertilitas pria merupakan masalah yang kompleks dan berkembang luas. Infertilitas pria didiagnosis ketika, setelah dilakukan tes kesuburan pada kedua pasangan, telah ditemukan bahwa masalah reproduksi pria menjadi faktor pemicunya.

Pada sekitar satu dari lima pasangan infertil, masalah infertilitas terletak semata-mata pada pasangan pria. Diperkirakan bahwa satu dari 20 orang pria memiliki masalah kesuburan dengan rendahnya jumlah sperma saat ejakulasi. Namun, hanya sekitar satu dari setiap 100 orang tidak memiliki sperma dalam ejakulasinya.

   

Apa Saja Gejala Infertilitas Pria?

Dalam kebanyakan kasus, gejala atau ciri-ciri infertilitas tidak bisa terlihat jelas. Persetubuhan, ereksi dan ejakulasi biasanya akan terjadi tanpa kesulitan. Kuantitas dan tampilan semen umumnya tampak normal jika dilihat dengan mata telanjang. Untuk itu dibutuhkan tes kesuburan untuk mengetahui kesuburan pria.

   

Apakah Penyebab Infertilitas Pria?

Ada beberapa penyebab infertilitas pria, di antaranya adalah:

  • Penyebab medis: varikokel, infeksi, kanker/tumor, cacat kromosom, pengobatan tertentu, riwayat operasi sebelumnya, penyakit celiac, masalah saat hubungan seksual, kelainan anatomi.
  • Penyebab lingkungan: bahan kimia industri, paparan logam berat, radiasi atau sinar X, pemanasan tubuh secara berlebihan, duduk terlalu lama.
  • Kesehatan, gaya hidup dan penyebab lain: penggunaan narkoba dan alkohol, merokok, stres emosional, obesitas

 

Apa Sajakah Masalah Reproduksi Pria?

Melalui pengujian medis, dokter dapat menemukan masalah reproduksi pria. Beberapa masalah reproduksi pria yang telah diketahui adalah berikut ini:

  • Masalah produksi sperma yang tidak normal, seperti menurunnya jumlah sperma (kuantitas), menurunnya jumlah sperma yang aktif bergerak (motilitas), bentuk sperma tidak sempurna atau abnormal (normalitas)
  • Sumbatan sperma (sering disebut sebagai obstruksi), merupakan masalah transportasi dalam saluran yang mengangkut sperma yang dapat menyebabkan kurangnya jumlah sperma dalam semen.
  • Masalah terkait hubungan seksual, misalnya seperti masalah disfungsi ereksi, ejakulasi dini, hubungan seksual yang menyakitkan, kelainan anatomi, masalah psikologis, masalah hubungan atau psikologis yang menganggu seks
  • Masalah hormon yaitu rendahnya tingkat hormon kesuburan pria
  • Antibodi sperma. Pada kebanyakan pria, antibodi sperma tidak akan memengaruhi kemungkinan hamil tetapi pada beberapa pria, antibodi sperma dapat mengurangi kesuburan.

Selain mengetahui berbagai masalah reproduksi pria, tes kesuburan dapat membantu meningkatkan kesehatan reproduksi pria melalui berbagai terapi dan pengobatan yang direkomendasikan dokter.

  

Nah, bagi Mama yang ingin hamil, tidak ada salahnya bagi suami Mama untuk menjalani tes kesuburan, bukan?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.