Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Karir & Keuangan | Aug 4, 2016

Mengapa Anda Selalu Datang Terlambat

Bagikan


Jika Anda termasuk tipe orang yang selalu datang terlambat, dan menggunakan alasan klasik seperti “terjebak macet” mungkin banyak orang yang malas membuat janji dengan Anda. Begitupun dengan atasan Anda, mungkin Anda seseorang yang selalu menjadi bulan-bulanan boss. Sebaik apapun hasil pekerjaan Anda, jika Anda nomer terakhir dalam kedisiplinan, maka prestasi Anda akan tenggelam begitu saja. Berikut faktor-faktor apa saja yang membuat Anda selalu datang terlambat dan solusi apa yang bisa ditempuh.

     1. Time Management Anda yang Berantakan

Apa Anda tidak punya banyak waktu untuk mengatur Bahkan Anda tidak terbiasa dengan kegiatan yang terjadwal. Semua berjalan begitu saja sesuai dengan kehendak Anda. Coba memulai sedikit perubahan, hiduplah lebih teratur dan terjadwal, walau akan sedikit menyusahkan, mendisiplinkan diri Anda wajin anda lakukan demi keberlangsungan karir Anda menuju yang lebih baik. Atur waktu Anda, kapan harus bersiap-siap untuk meeting, jam berapa Anda sudah harus dalam perjalanan, dan berapa waktu ideal untuk tepat waktu sampai di tujuan. Jangan biarkan klien Anda pergi begitu saja karena keterlambatan Anda!

     2. Kurang Sigap

Jika setiap pagi Anda selalu menunda-nunda beranjak dari ranjang, atau lebih lama berdiri di depan lemari pakaian, atau membiarkankan berlama-lama di depan tv saat sarapan. Selamat! Anda telah menjadi biang keladi atas mental disiplin Anda sendiri. Yuk! Mulai coba membiasakan diri Anda agar lebih sigap dan jangan mengabaikan waktu yang terus berjalan. Solusinya dengan memangkas sesuai waktu yang biasanya Anda habiskan. Seperti Anda terbiasa mandi 30 menit, jadikan 20 menit. Contoh lain, biasanya Anda membiarkan diri Anda terbaring beberapa menit setelah Anda membuka mata, biasakan langsung beranjak dan lakukan aktifitas yang lebih bermanfaat.

     3. Menganggap Bahwa Telat Adalah Hal Biasa

Terlalu sering Anda mendapat teguran, membuat Anda seperti pekerja yang kebal terhadap kritikan. Jangan anggap sepele. Pada beberapa perusahaan yang memutuskan hubungan pekerjaan secara sepihak atau pengurangan jumlah pekerja seperti PHK, indikator selain kinerja adalah tingkat disiplin. Semakin rendah tingkat disiplin Anda, semakin tinggi resiko Anda terkena PHK. Jadi jangan anggap remeh yah..

    4. Terburu-Buru dan Kurang Rapih

Seberapa sering Anda menghabiskan waktu pagi Anda dengan mondar-mandir karena ternyata banyak barang yang masih tertinggal? Seperti selalu ketinggalan dompet, kunci, atau handphone. Sistem letak dari kebiasaan Anda pun cenderung ngaco. Sehingga waktu terbuang ketika Anda mencarinya. Biasakan meletakan barang-barang penting ditempat yang mudah terjangkau. Jika Anda pelupa, bukan hal yang baik Anda selalu menyimpan barang-barang Anda ditempat sembarangan entah dimana. Jika perlu, gunakan “saksi mata” yang Anda percayai saat Anda menyimpan barang Anda. Coba memberitahu ibu Anda, seperti “ Saya letakan kunci ini di samping vas bunga”. Dengan seperti ini, Anda seakan memiliki mesin pengingat yang akurat.

--LMF

Foto: thesundaytimes

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.