Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Mengapa Ibu Hamil Lebih Sensitif dan Mudah Marah?

Bagikan


Anda mungkin sering mendengar bahwa ibu hamil jadi lebih sensitif daripada biasanya. Wanita yang sedang mengandung rasanya lebih cepat marah dan mudah emosi. Biasanya, yang paling merasakan perubahan ini (dan paling sering menjadi korban) adalah para suami. Sebenarnya, mengapa ibu hamil jadi lebih galak dan bagaimana menghadapinya?

Ternyata, perubahan hormon dan tubuh yang terjadi saat hamil adalah penyebab utamanya. Fluktuasi mood ibu hamil mirip dengan saat menjelang haid atau premenstrual syndrome (PMS). Biasanya, hal ini terjadi di trimester pertama karena ibu hamil sedang menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Jadi, wajar saja orang hamil jadi lebih galak, meski mungkin tak semua wanita hamil mengalaminya.

Konon, galak dan ngidam yang dialami ibu hamil bersifat substitusi atau saling menggantikan. Maksudnya, kalau ada orang hamil ngidam, ia tidak cepat marah, dan sebaliknya. Ternyata, hal ini tidak bisa dibuktikan. Sebab, meski kedua hal tersebut berasal dari perubahan hormon yang sama yakni estrogen, progesteron, dan beta HCG, kenyataannya beberapa ibu hamil mengalami sensitif dan ngidam sekaligus.

Jika Anda tergolong pihak yang sering jadi korban amukan orang hamil, sebaiknya tak perlu ikut emosi. Cobalah menerima, beradaptasi, dan bersabar. Untuk para suami yang mendapati mood istri naik turun seperti roller coaster, tetaplah tenang dan beri senyuman. Buat istri merasa nyaman karena perkembangan janin yang baik juga tergantung kepada ibu yang mengandungnya. Candai saja, "Kalau kamu marah-marah terus, nanti si dedek jadi mirip sama yang dimarahi, lho."

Suami juga bisa melakukan hal romantis seperti memberinya hadiah kecil, mengajaknya makan malam di luar, atau memberikan apa yang sedang ia inginkan. Hal-hal tersebut bisa membuat ibu hamil merasa dihargai, lho. Peka pada perasaan istri juga bisa mencegah istri mengamuk.

Ingat, kehamilan hanya berlangsung selama sembilan bulan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir, frustasi, apalagi depresi saat menghadapi ibu hamil galak karena sesungguhnya orang hamil dan janinnya memerlukan perasaan nyaman.

Apakah Anda punya pengalaman menghadapi ibu hamil galak? Share di kolom komentar, yuk!

– Farah Veraniza

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.