Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Mengapa Lemak Tetap Penting Selama Kehamilan?

Bagikan


Tidak semua lemak itu buruk—itu hanya mitos lama. Tetapi tahukah Mama bahwa, selain manfaat kesehatan, mengonsumsi lemak sehat selama kehamilan sebenarnya bisa menjadi kunci perkembangan bayi?

Baca juga: Makanan Sehat Kaya Omega 3 Untuk Ibu Hamil 

Manfaat Lemak Sehat Selama Kehamilan

ibu hamil

Lemak sehat sebenarnya banyak berperan penting dalam kehamilan dan saat menyusui. Berikut ini adalah beberapa manfaat lemak sehat.

1. Perkembangan otak

Menurut Dr. Barbara Luke dari the University Consortium on Multiple Birth, asupan lemak sehat selama kehamilan juga berkorelasi kuat dengan berat lahir yang ideal pada bayi yang baru lahir. Bukan hanya asam lemak esensial yang memiliki efek ini, persediaan lemak ibu sangatlah penting, yaitu yang diperoleh selama trimester pertama dan kedua.

Selain itu menghindari “makanan berlemak” atau “makanan kaya kolesterol” dapat mencegah penyerapan makanan bergizi padat dari makanan yang mengandung zat penting untuk perkembangan otak.

2. Kualitas ASI

Kualitas ASI tergantung pada jumlah lemak dalam makanan. Seperti telah disebutkan di atas, asupan asam lemak esensial pada ibu memiliki dampak langsung pada ASI. Lemak sehat juga membantu menghasilkan susu yang kaya nutrisi. 

Justru, diet rendah lemak telah terbukti menurunkan kadar lemak dalam ASI yang penting untuk perkembangan dan pertumbuhan otak bayi.

3. Penyerapan gizi

Lemak sehat juga penting untuk penyerapan nutrisi. Vitamin A, D, E, dan K semuanya “larut dalam lemak” yang berarti tubuh Mama membutuhkan lemak untuk memanfaatkan vitamin ini.

Semua hormon juga sangat bergantung pada lemak (terutama kolesterol). Hormon penting untuk mempertahankan kehamilan, dan hormon seks sangat penting bagi bayi laki-laki maupun perempuan.

4. Efek pelindung

Makanan kaya akan lemak sehat memiliki efek perlindungan bagi bayi. Menurut penelitian, bayi yang lahir dari ibu yang mengonsumsi diet tinggi lemak sehat memiliki risiko kanker yang jauh lebih rendah. Penelitian lain telah menunjukkan bahwa ibu yang mengonsumsi makanan lemak sehat yang lebih tinggi memiliki bayi yang dapat menikmati makanan berlemak tinggi tanpa efek negatif.

5. Menetralkan lemak jenuh

Lemak jenuh (seperti mentega dan minyak kelapa) sangatlah penting. Hampir separuh membran sel manusia terbuat dari lemak jenuh, yang merupakan sumber energi yang dibutuhkan bayi yang sedang berkembang pesat (dalam kehamilan dan saat menyusui).

Baca juga: Mengenal Ketogenic, Diet Rendah Karbo dan Tinggi Lemak 

Jenis Lemak Sehat Selama Kehamilan

makanan lemak sehat, lemak sehat

1. Lemak tak jenuh

Lemak tak jenuh polyunsaturated kaya akan omega-3-EPA (pada sumber nabati) dan DHA (pada ikan) untuk membantu mengembangkan dan mempertahankan kesehatan jantung, sistem kekebalan, otak, mata bayi, dan banyak lagi. Lemak monounsatured juga merupakan sumber folat yang baik, yang membantu melindungi bayi dari cacat lahir.

Contoh lemak tak jenuh monounsatured: Kacang campuran, almond, avokad, minyak sayur, minyak zaitun atau minyak bunga matahari

Contoh lemak polyunsaturated: Ikan salmon, trout, herring, biji rami, kenari, minyak kedelai atau jagung.

2. Lemak jenuh

Lemak jenuh berada dalam bentuk padat pada suhu kamar dan terutama berasal dari daging, susu dan produk susu. Meskipun penting, sebaiknya Mama tetap membatasi asupan lemak jenuh tidak lebih dari 6 persen kalori harian.

Makanan yang mengandung lemak jenuh sering kali juga mengandung vitamin atau mineral penting lainnya, yang penting untuk mendukung suplai darah ibu dan bayi.

Contoh lemak jenuh yang sehat: Daging sapi tenderloin, tulang iga, daging giling, keju Chedda, mentega.

Selain lemak tersebut di atas, sebaiknya Mama menghindari lemak trans seperti: kue, kerupuk, gorengan, pizza beku, margarin, makanan beku lainnya.

Bagaimana Mama menambahkan lemak sehat dalam diet Mama setiap hari?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.