Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Feb 16, 2017

Mengatasi Anak Rewel Saat Ditinggal Orang Tua

Bagikan


 

Apakah anak Mama sering rewel terutama saat ditinggalkan (separation anxiety)? Hal ini biasa terjadi karena anak tidak ingin terpisah dari orang tuanya. Akibatnya tentu Mama akan merasa cemas dan khawatir untuk meninggalkan anaknya. Pada akhirnya Mama jadi tidak fokus terhadap pekerjaannya.

Sebenarnya Mama dapat menyiasati dengan mudah. Asalkan Mama tahu cara yang tepat untuk mengatasinya, maka sikap rewel pada anak dapat berkurang.

 

Buat Anak Sibuk

Mama dapat mengalihkan perhatian anak ketika mau pergi. Anda dapat mencoba dengan permainan yang dia sukai atau melakukan hal yang dia sukai. Hal ini membuat konsentrasi mereka jadi teralihkan lewat permainan tersebut. Saat anak sedang asyik bermain, segeralah pergi keluar.

 

Lambaikan Tangan

Ketika Mama ingin pergi, jangan langsung meninggalkan anak begitu saja. Setidaknya Mama dapat melambaikan tangan sebagai bentuk perpisahan kepada anak. Hal ini memang awalnya akan membuat anak akan menangis tetapi seiring waktu anak akan menyadari kondisi Mama yang sebenarnya.

 

Cari Pengganti Ibu

Ketika Mama pergi, pilihlah pengganti anda untuk sementara waktu dengan menghadirkan orang terdekat atau pengasuh. Adanya peran pengganti figur ibu juga memegang kendali dalam perkembangan anak. Adanya pengasuh juga efektif mengatasi anak yang rewel ketika ditinggalkan.

 

Tepat Janji

Jika anak mulai mengerti dengan kondisi anda dan percaya sepenuhnya dengan Mama, cobalah untuuk menepati janji untuk kembali kepadanya. Seringkali pekerjaan yang mendadak lembur, membuat Mama tidak bisa pulang tepat waktu, sedangkan anak terus menunggu. Untuk menyisiatinya, upayakanlah untuk menepatinya. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan antara anak dan ibu. Jika memang tidak bisa, cobalah untuk menghubunginya dan bicarakan secara baik-baik.

 

Pemberian Reward

Mama dapat berinisiatif memberikan anak reward atau hadiah. Ini merupakan sebuah penghargaan bagi anak yang telah berhasil menunggu ibunya. Mama dapat membelikan mainan kesukaannya atau makanan favoritnya. Selain itu, anak merasa dihargai dan tetap diperhatikan oleh Mama.

 

Tunjukkan Sikap Tenang

Saat pergi cobalah bersikap tenang. Jika Mama bisa tenang, anak pun tidak akan cemas. Menurut ahli psikolog, sebenarnya sekitar 15-20 menit setelah berpisah, anak akan berhenti rewel dan kembali bermain seperti biasa.

   

Apakah Mama bisa melakukan seperti yang diutarakan di atas?

 

(PIA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.