Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Mengatasi Diare Selama Kehamilan

Bagikan


 

Masalah pencernaan, seperti sembelit dan diare saat kehamilan, adalah hal yang sering terjadi. Ketidakseimbangan hormon, perubahan pola makan, dan meningkatnya stres dianggap sebagai penyebab diare. Faktanya adalah, ibu hamil diare cukup sering terjadi, dan jika mereka tidak waspada, akan menyebabkan masalah serius. Karena itu, ketahuilah cara mengatasi diare yang menyerang selama kehamilan.

 

Apakah Penyebab Diare Saat Kehamilan?

 

Jika Mama mengalami lebih dari tiga kali buang air besar dalam satu hari, Mama mungkin mengalami diare. Diare saat kehamilan adalah hal umum. Namun, diare tidak selalu berkaitan langsung dengan kehamilan. Beberapa penyebab diare secara umum adalah:

 

  • Infeksi virus
  • Infeksi bakteri
  • Keracunan makanan
  • Penggunaan antibiotik
  • Air yang terkontaminasi
  • Beberapa jenis operasi
  • Penyakit pencernaan tertentu

 

Beberapa kondisi tertentu juga menjadi penyebab diare secara umum, yaitu termasuk sindrom iritasi usus, penyakit Crohn (radang usus), penyakit celiac (reaksi negative akibat mengonsumsi gluten), dan kolitis ulserativa (inflamasi pada usus besar).

 

Penyebab yang berhubungan langsung dengan diare saat kehamilan meliputi:

 

  • Perubahan pola makan: Perubahan pola makan secara dramatis saat hamil dapat mengganggu pencernaan dan berpotensi menyebabkan diare.

 

  • Sensitif terhadap jenis makanan baru: Makanan yang tidak pernah mengganggu pencernaan sebelum Mama hamil sekarang mungkin menyebabkan kembung, sakit perut, dan diare.

 

  • Vitamin Prenatal: Meskipun vitamin prenatal sangat baik untuk kesehatan ibu hamil serta janinnya, namun bagi beberapa ibu hamil, vitamin ini dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan diare.

 

  • Perubahan hormon: Hormon dapat membuat sistem pencernaan Mama melambat, sehingga bisa timbul masalah sembelit. Sebaliknya, hormon juga dapat mempercepat sistem pencernaan, yang dapat menimbulkan diare.

 

  • Menjelang masa persalinan: Ibu hamil diare mungkin lebih sering terjadi karena tubuh sedang mempersiapkan diri untuk proses melahirkan. Namun adapula yang tidak mengalami diare pada trimester ketiga.

 

Cara Mengatasi Diare Saat Kehamilan

 

Jika Mama mengalami diare, sebaiknya tidak buru-buru minum obat. Berikut ini adalah beberapa obat diare alami yang bisa Mama coba:

 

  • Berikan waktu: Sebagian besar kasus diare akan teratasi dalam beberapa hari, terutama jika diare disebabkan karena keracunan makanan, virus, atau bakteri. Tetaplah minum banyak air putih.
  • Pantangan makanan: Beberapa jenis makanan tertentu dapat membuat diare lebih parah. Hindari makanan yang pedas, berlemak, gorengan, minuman bersoda, susu dan produk turunan susu, serta makanan tinggi serat.
  • Probiotik: Inilah salah satu obat diare alami yang dapat membantu memulihkan pencernaan. Probiotik adalah “bakteri baik” yang ada dalam makanan tertentu seperti yoghurt, namun bisa juga berbentuk bubuk atau pil.
  • Akupunktur: Beberapa studi oleh US National Library of Medicine, National Institutes of Health menunjukkan akupunktur dapat mengubah cara kerja saluran usus sehingga dapat mengatasi diare atau sembelit.
  • Konsultasi dokter: Segera kunjungi dokter jika diare tidak berakhir setelah dua atau tiga hari. Hindari minum obat diare tanpa resep dokter.

 

Menurut pengalaman Mama, bagaimana cara mengatasi diare saat kehamilan?

 

<ROS>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.