Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Keamanan Anak | Oct 31, 2017

Mengenal Cyber Bullying Pada Anak

Bagikan


Si Kecil sudah mulai mengenal sosial media? Seperti Instagram, Twitter, Facebook, Snapchat dan aplikasi lainnya?

Dunia maya memang memudahkan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Tanpa mengenal jarak dan waktu, kenal dekat atau sekadar tahu.

Namun, hal itu juga bisa berpengaruh buruk untuk anak, lho. Salah satu yang paling sering terjadi adalah cyber bullying. Apa sih itu?

Menurut psikolog Andrew Mellor, cyber bullying adalah kekerasan yang terjadi di internet dengan bantuan teknologi. Biasanya, ini terjadi secara verbal atau kata-kata yang bisa menyakiti hati. Seperti diejek, dihina, diintimidasi atau dipermalukan di internet, salah satunya sosial media.

Bullying tidak bisa lepas dari kesenjangan kekuatan antara pelaku dan korban. Biasanya, cyber bullying terjadi secara verbal karena dibatasi oleh media internet. Sesederhana mengejek postur tubuh pun bisa membuat seseorang merasa terintimidasi. Anak bisa menjadi stres bahkan depresi.

Baca Juga : 5 Jenis Bullying yang Mungkin Dialami Anak

Bagaimana Sebaiknya Sikap Orang Tua?

Prof Suyanto Ph.D seorang praktisi pendidikan menjelaskan bahwa pendidikan karakter dimulai dari nilai, budi pekerti, moral dan perilaku. Tujuannya untuk mengembangkan kemampuan anak, dalam memutuskan sesuatu. Apakah baik atau buruk.

Pendidikan itu bisa dimulai oleh Mama dari rumah. Kerjasama antara Mama dan Ayah sangat dibutuhkan untuk memperhatikan tumbuh kembang anak. Terutama dalam segi sifat dan sikap.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena pembentukan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan di Indonesia. Berdasarkan pasal 1 Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tahun 2003 menyatakan bahwa di antara tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik untuk memiliki kecerdasan, kepribadian dan akhlak mulia.

(ICA)

Foto : Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.