Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sekolah Anak | Feb 7, 2017

Menghadapi Berbagai Keluhan Anak Soal Sekolah

Bagikan


Apakah anak Mama sering mengeluh soal sekolahnya? Entah itu seputar pelajaran, teman-teman, atau gurunya. Tenang, keluhan ini adalah sesuatu yang wajar, kok. Kebanyakan anak sekolah memang inginnya main terus. Yuk, kita hadapi dengan beberapa cara cerdas berikut ini:

 

1. “Pelajarannya terlalu susah!”

Kalau anak sering mengeluhkan pelajaran yang terlalu susah, coba tanya bagian mana tepatnya yang paling sulit. Dari situ, sering-seringlah mengajak anak berbicara soal mata pelajaran tersebut. Bantu anak memahami hal-hal yang menurutnya sulit. Mama juga bisa menyarankan anak untuk belajar bersama temannya yang menguasai materi tersebut. Kalau segala cara sudah dicoba, bicarakan dengan guru anak apa duduk perkaranya. Mungkin saja anak membutuhkan guru les untuk mendampinginya.

 

2. “Guruku menyebalkan”

Hati-hati kalau anak terus-terusan mengeluhkan gurunya yang menyebalkan. Tanya apa yang membuat anak tidak suka dengan gurunya. Apakah karena gurunya terlalu banyak memberi tugas atau test mendadak? Untuk masalah-masalah ini, Mama bisa jelaskan pada si kecil soal pentingnya menjalani tanggung jawabnya di sekolah.

Namun, kalau si kecil mengeluh gurunya sering menghukum secara berlebihan, berkata-kata kasar, atau hal-hal sejenisnya, bicarakan dengan pihak sekolah. Minta anak segera melaporkan pada Mama setiap kali ada kejadian di sekolah.

 

3. “Bosan belajar terus”

Bosan belajar adalah salah satu keluhan anak sekolah yang paling umum. Rutinitas sehari-hari bisa membuatnya jenuh. Maka, cobalah untuk memberikan variasi yang menarik di sela-sela rutinitasnya. Biarkan anak beristirahat dan bermain sepulang sekolah, jangan langsung dipaksa belajar atau  mengerjakan PR. Untuk membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan cobalah untuk menyetel lagu atau membuat menjelaskan sesuatu melalui permainan. Dengan suasana yang lebih santai, anak jadi merasa lebih relaks ketika menyelesaikan tugas sekolahnya.

 

4. “Aku capek ke sekolah”

Ajak bicara baik-baik mengenai penyebab anak capek ke sekolah. Apakah karena jarak antara rumah ke sekolah terlalu jauh, sehingga anak sudah kelelahan di jalan? Atau terlalu banyak aktivitas di luar sekolah, yang menguras energi anak, sehingga dia merasa kelelahan. Untuk itu, sebaiknya Mama bantu anak untuk mengatur jadwal hariannya. Misalnya pukul berapa anak sudah harus tidur, pukul berapa anak harus berangkat ke sekolah, dan berapa lama anak boleh maingame.Tidak ada salahnya juga Mama untuk mengurangi aktivitas di luar sekolah anak.

Selain empat keluhan umum di atas, keluhan apa lagi yang biasanya dilontarkan oleh anak sekolah? Jangan lupa bagikan pengalaman Mama di kolom komentar, ya.

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.