Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Feb 23, 2017

Menjelaskan Menstruasi Pada Anak Perempuan

Bagikan


  

 

Membesarkan anak perempuan itu punya tantangannya tersendiri. Salah satu tantangannya adalah mempersiapkan anak menyambut haid pertamanya.

Mama mungkin merasa bingung atau canggung ketika harus menjelaskan menstruasi pada si kecil. Tenang saja, merasa gugup itu wajar. Namun, sangat penting bagi anak untuk mendapat penjelasan menstruasi sedini mungkin.

Pasalnya, anak mungkin punya teman yang sudah menstruasi atau anak justru menstruasi di usia yang cukup belia seperti 9 tahun. Simak panduan berikut ini.

 

Kapan Harus Mulai Memberi Penjelasan Soal Menstruasi?

Anak perempuan sudah harus belajar soal proses menstruasi sejak usia 7 atau 8 tahun. Sesuaikan informasi yang Mama berikan dengan pehamaman anak.

Saat usianya 7 tahun, cukup beri tahu bahwa anak perempuan akan suatu hari mengalami haid. Namun, tak perlu dijelaskan terlalu rumit prosesnya.

Ketika anak sudah mencapai usia 8 atau 9 tahun, teman-teman anak mungkin sudah ada yang menstruasi. Saat inilah yang tepat untuk mengajak anak bicara soal apa itu menstruasi.

  

Apa Saja yang Harus Dijelaskan?

Penjelasan menstruasi merupakan bagian dari pendidikan seks bagi anak. Maka, jelaskan pada anak seputar anatomi tubuh perempuan.

Setelah itu, jelaskan dengan lugas apa yang terjadi ketika menstruasi (darah keluar dari lubang vagina). Jelaskan juga apa itu siklus menstruasi. Kalau bisa, gunakan alat bantu visual seperti buku panduan menstruasi pertama untuk anak.

Setelah anak paham apa itu menstruasi, jelaskan tanda-tanda menstruasi. Misalnya perut bagian bawah terasa nyeri dan muncul bercak darah pada pakaian dalam.

Lalu, beri tahu juga perubahan-perubahan fisik apa yang akan terjadi padanya sebelum dan sesudah menstruasi. Mulai dari muncul jerawat, payudara membesar, hingga tumbuhnya bulu-bulu halus di bagian tubuh tertentu.

Tunjukkan pada si kecil apa yang harus dilakukan ketika ia mendapat haid pertamanya. Contohkan cara memasang dan melepas pembalut. Beri tahu juga jenis-jenis pembalut yang tersedia di toko dan yang mana yang cocok untuknya.

  

Menjawab Pertanyaan Anak Perempuan Soal Proses Menstruasi

Anak mungkin punya segudang pertanyaan seputar menstruasi. Pertanyaan yang umum adalah apakah menstruasi terasa sakit. Jelaskan segamblang mungkin supaya anak tidak kaget nantinya. Namun, gunakan bahasa yang tenang supaya anak tidak takut akan haid pertamanya.

Jika anak bertanya apa arti menstruasi baginya, itu berarti Mama perlu menjelaskan lebih lanjut soal sistem reproduksi seksual manusia.

Ingat, lebih baik anak belajar soal pendidikan seks dari Mama daripada mencari sumber lain yang tidak terpercaya. Jadi, jangan bereaksi secara berlebihan dan jawab pertanyaan anak sampai ia memahaminya.

  

Mempersiapkan Anak Menyambut Haid Pertamanya

Karena Mama tidak bisa menebak kapan anak akan mendapat haid pertamanya, persiapkan anak sejak dini.

Siapkan kantong atau pouch kecil dan masukkan pembalut di dalamnya. Pastikan anak sudah tahu cara memakainya.

Lalu, ingatkan anak untuk selalu membawanya ke mana saja. Baik itu ke sekolah, saat main ke rumah teman, atau ketika berkunjung ke mal bersama keluarga.

 

Apakah putri kecil Mama sudah siap menghadapi menstruasi pertamanya? Jangan lupa ikuti langkah-langkah di atas, ya!

 

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.