Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




MINGGU KE-45

Bagikan


 

Perkembangan Bayi:

Percayakah Mama? Saat ini, bayi Mama sudah bisa melakukan multi-tasking! Misalnya, ia bisa bangkit dari duduk sambil mengambil mainannya. Padahal rasanya belum lama saat ia sering menangis karena kebingungan dengan satu kegiatan saja. Mama mungkin juga telah menyadari bahwa bayi Mama adalah komunikator yang sangat baik meski belum bisa berbicara. Bayi Mama akan membuat berbagai gerakan, menunjuk, sampai mengoceh hanya untuk memberi tahu bahwa dia ingin tambah minum! Tak lama lagi, dia akan mulai membentuk kata-kata yang bisa Mama kenali, tapi untuk saat ini cobalah untuk menggunakan naluri untuk memahaminya ya, Ma.

Catatan untuk Mama:

Pada usia sebelas bulan, bayi Mama mungkin akan mengerti lebih banyak kata kata yang digunakan untuk mengidentifikasi barang. Misalnya gelas, botol, burung atau mobil. Beberapa bayi yang sudah bisa bicara, biasanya mampu mengucapkan satu kata untuk mengungkapkan keinginannya. Misalnya berkata 'elas' (gelas) bisa berarti, “Aku haus”, atau “Gi” (lagi) bisa berarti “Aku mau tambah lagi!”. Hal yang sama berlaku untuk objek. Jika dia bisa mengatakan 'Pus' atau “Guk” untuk menyebut kucing atau anjing, maka dia mungkin akan menyebut begitu juga untuk semua hewan yang dia lihat, karena itulah satu-satunya kata yang dia tahu untuk berekspresi saat melihat seekor binatang. Mama bisa membantu dengan mengatakan, “Betul, Pintar, sepertinya anjing tapi itu ayam!” jadi dia belajar nama untuk hewan lain. 

Mama,  coba deh: 

Jika Mama melihat si kecil mulai rewel saat waktu makan, mungkin sudah saatnya membuat waktu makannya lebih menyenangkan. Perhatikan dulu ulah atau kerewelannya. Kalau dia suka mengambil apa yang ada di piring Mama, coba taruh makanannya di piring Mama dan di hadapan Mama –bukan di hadapannya. Tawarkan, “Kamu mau mencoba makanan Mama?” Atau dia menolak disuapi? Mungkin dia ingin menyuap makanannya sendiri. Berikan saja dia sendok untuk menyuap, puji dan semangati. Tapi Mama juga harus punya sendok yang siap untuk menyuapinya saat ia mulai ceria atau mulai sibuk mengaduk-aduk makanannya saja. Cara lain yang bisa dicoba adalah mengganti perlengkapan makan anak. Pilih sendok makan bayi dengan karakter favoritnya, atau mangkuk dengan gambar lucu di dasarnya. Yuk, habiskan makananmu supaya bisa melihat gambarnya!

Narasumber: dr.Aryana Diani Sp.A (RS. Mitra Keluarga Cibubur)

<AK>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.