Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Anak | Jun 20, 2017

Pentingnya Mendidik Anak Bicara Jujur

Bagikan


 

Sebagai orangtua, Mama tentu ingin buah hati Mama tumbuh jadi anak yang penuh kejujuran. Berdasarkan fakta yang ditulis dalam buku parenting Nurture Shock, dari hasil penelitian didapatkan bahwa anak-anak mulai berbohong di usia 3-4 tahun. Masih dari penelitian yang sama, anak usia 4 tahun berbohong setidaknya sekali setiap 2 jam. Sedangkan anak usia 6 tahun berbohong setiap 1 jam. Melihat fenomena ini, mengapa Mama perlu mendidik anak bicara jujur sejak dini? Lalu bagaimana cara terbaik untuk mendidik anak bicara jujur?

Mengapa Perlu Mendidik Anak Bicara Jujur?

Kadang orangtua lupa bahwa kejujuran merupakan suatu skill atau kemampuan yang harus terus diasah. Ya, kejujuran itu bukan kualitas yang secara otomatis dimiliki seorang anak tanpa dididik sejak kecil.

Dengan menanamkan kejujuran, anak pun terlatih untuk memegang prinsip yang benar meskipun ia sedang menghadapi situasi yang sulit. Anak jadi lebih mampu menghindari godaan yang tidak jujur misalnya mencontek saat ujian, mengambil barang adiknya tanpa bilang, atau menyembunyikan nilai jelek dari Mama.

Ketika ia beranjak dewasa pun nilai kejujuran akan selalu dijunjung tinggi oleh anak. Ia tak akan mudah berbohong demi kepentingannya sendiri dan akan dijauhi dari korupsi atau berbuat curang.

Tips Agar Anak Mau Bicara Jujur

Mendidik anak supaya senantiasa jujur bukan perkara sulit, kok. Mama bisa melihat tips-tips ampuh di bawah ini.

  1. Orangtua Adalah Panutan Utama Mengenai Kejujuran

Inilah prinsip mendidik anak bicara jujur yang terpenting. Selama Mama dan pasangan selalu bicara jujur, anak akan meneladani sikap tersebut. Maka, hindari berbohong atau berbuat curang di depan anak. Misalnya ketika Mama menerima telepon di depan anak, Mama bilang kalau Mama sedang berada di luar kota padahal tidak. Anak pun jadi melihat kalau berbohong itu sah-sah saja.

  1. Fokus Pada Kejujuran Anak, Bukan Pada Hukuman Bila Anak Bersalah

Anak cenderung berbohong karena takut dengan hukuman atau tuduhan yang diberikan orangtua. Jadi, bila Mama mendapati anak melakukan kesalahan, jangan langsung membentak atau memarahi anak terlalu keras. Sebagai contoh, anak tak sengaja memecahkan piring di rumah. Karena takut dihukum, anak pun menuduh adiknya yang memecahkan piring. Inilah mengapa Mama sebaiknya fokus pada rasa tanggung jawab dan kejujuran, bukan pada hukumannya.

Katakan pada si kecil dengan nada yang tenang dan tak menuduh, “Piring yang warna biru kok pecah, ya? Kamu tahu nggak kira-kira kenapa bisa pecah?”. Kalau anak diam saja, dorong lagi agar anak mengaku dengan berkata, “Kamu kan tahu, Mama sangat mengharapkan anak-anak Mama bersikap jujur meskipun sulit mengakui kesalahanmu sendiri.”

  1. Menceritakan Kisah atau Dongeng Soal Kejujuran

Salah satu cara untuk mendidik anak bicara jujur adalah memperkenalkan anak dengan berbagai cerita soal kejujuran. Perbanyak buku bacaan atau tontonan anak yang mengutamakan tema kejujuran. Usahakan untuk membaca atau menontonnya bersama-sama sehingga sembari menyimak kisahnya, Mama bisa berkomentar seperti, “Itu yang akan terjadi kalau kamu tidak jujur,” atau, “Mama sangat kagum dengan tokoh itu, dia begitu jujur dan berani! Kalau menurutmu bagaimana?”.  

Mama punya tips lain untuk mendidik anak bicara jujur? Jangan lupa bagikan tips andalan Mama di bagian komentar, ya!

 

<IA>

 

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.