Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perkembangan Janin Minggu Ke-23

Bagikan


PERKEMBANGAN JANIN

Janin saat ini memiliki panjang dari kepala sampai bokong sekitar 29-30 cm, dengan perkiraan berat janin sekitar 400-500 gram.

Pada minggu ini janin mengalami perkembangan yang sangat pesat. Indera pendengarannya sudah semakin sempurna.

Dia bisa mendengar dengan jelas suara detak jantung dan pergerakan dalam perut ibu, termasuk jika Mama sedang lapar dan keroncongan. Suara di luar seperti suara televisi, binatang peliharaan atau percakapan Mama pun sudah lebih bisa didengarnya. Itulah sebabnya, janin mulai merasa terganggu tidurnya apabila suara-suara tersebut terlalu kencang.

Paru-paru bayi juga mulai mengembang guna mendapatkan udara agar si kecil bisa bernapas dengan baik. Di dalam rahim, bayi akan bernapas melalui air ketuban, tetapi paru-paru mulai bekerja  secara perlahan.

Janin sudah tampak seperti manusia mungil, karena wajahnya sudah mulai terbentuk sempurna. Bayi pun mulai memiliki puting, meskipun sangat kecil. Miliaran sel otak bayi mulai terbentuk dan terhubung melalui jaringan yang kompleks.

TUBUH MAMA

Jumlah cairan ketuban akan semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Mama mungkin akan mengalami pembengkakan pada betis dan kaki dalam beberapa minggu ke depan.

Perubahan sirkulasi di tubuh menyebabkan terjadinya retensi (tertahannya) air yang berakibat pembengkakan atau edema.

Berbaring, regangkan kaki setelah lama duduk, naikkan kaki ke posisi lebih tinggi ketika beristirahat, dan hindari duduk atau berdiri terlalu lama bermanfaat untuk mengurangi edema. Cobalah untuk berolahraga teratur guna memperbaiki sirkulasi cairan tubuh. 
Rahim Mama secara teratur akan berkontraksi dan berelaksasi. Kontraksi dan relaksasi ini juga dialami oleh wanita yang tidak hamil, namun pada umumnya kontraksi tersebut tidak dirasakan.

Pada kehamilan, kontraksi ini dinamakan kontraksi Braxton Hicks yang terasa seperti mengerasnya perut bagian bawah dan tidak menimbulkan nyeri. Beberapa wanita merasakan kontraksi tersebut ketika sedang lelah atau sehabis olahraga.

Terkadang kontraksi dirasakan setelah berhubungan intim dan sedang dehidrasi (kekurangan cairan). Kontraksi ini berlangsung selama 25-60 detik.

Hubungi dokter apabila kontaksi terjadi 4 kali dala waktu 1 jam atau disertai rasa nyeri, meningkat intensitasnya, dan disertai dengan keluarnya cairan dari vagina.

TIPS: DIABETES KEHAMILAN

Wanita yang menderita diabetes selama kehamilan atau disebut dengan diabetes gestasional berisiko melahirkan bayi besar yang memiliki berbagai risiko kesehatan. Diabetes adalah kondisi yang ditandai dengan kekurangan insulin dalam darah. Insulin berguna untuk metabolisme gula dalam darah.

Diabetes dalam kehamilan ini seringkali tidak menimbulkan keluhan. Yang dirasakan adalah Mama sering lapar, peningkatan berat badan ibu hamil dan janin di atas normal.  Untuk itu yang perlu diwaspadai adalah apabila Mama sering buang air kecil (>5x di kala istirahat malam/tidur), sering lapar, sering haus, pandangan kabur, gatal-gatal, keputihan, kehilangan berat badan.

Pemeriksaan gula darah puasa dan 2 jam setelah makan pada akhir trimester kedua diperlukan untuk memantau terjadinya diabetes gestasional (terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes).

Narasumber: dr. Ariefandy Pambudi, SpOG (RSIA Kendangsari MERR Surabaya)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.