Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perkembangan Janin Minggu Ke-25

Bagikan


PERKEMBANGAN JANIN

Minggu ini berat badan janin mencapai 700 gram dengan panjang dari kepala sampai tumit sekitar 28-30 cm. Lemak janin akan semakin banyak dan akan menghaluskan sedikit demi sedikit kulit yang tadinya keriput.

Rambut janin mulai tumbuh. Akhir minggu ini, pembuluh darah paru juga akan berkembang yang merupakan salah satu penanda kematangan pada paru. Sistem pernapasan lain yang juga sudah berkembang adalah hidung janin yang mulai berfungsi, sehingga janin bisa berlatih bernapas. 
Pendengaran bayi mulai optimal sehingga dapat menanggapi rangsangan seperti suara, rasa sakit dan cahaya. Tulang bayi semakin mengeras dan menjadi lebih kuat.

 

TUBUH MAMA

Aktivitas Mama saat ini tidak sebebas sebelumnya. Jangan beraktivitas terlalu lelah dan hentikan semua kegiatan apabila Mama merasa nyeri, pusing, atau sesak napas.

Jangan berbaring telentang dan hindari semua jenis olehraga yang dapat menyebabkan kehilangan keseimbangan (sepeda, kasti) atau olahraga dengan banyak gerakan melompat. Selama berolahraga, pastikan minum air yang cukup dan lakukan pemanasan serta pendinginan. 
Dalam pemeriksaan USG di trimester kedua, dokter akan memperlihatkan posisi plasenta untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya plasenta previa yang menimbulkan risiko perdarahan baik bagi Mama maupun janin.

 

TIPS: TES KESEHATAN

Tergantung dari situasi dan kondisi Ibu saat ini, dokter kebidanan dapat menyarankan agar Mama melakukan beberapa tes kesehatan yaitu :

  • Hemoglobin dan hematokrit : pemeriksaan darah ini dilakukan pada trimester ketiga untuk mengetahui apakah Mama mengalami anemia.
  • Tes diabetes : apabila hasil skrining glukosa Mama di minggu 24 - 28 berada dalam batas normal, maka Mama tidak perlu melakukan tes diabetes ulang.
  • Skrining antibodi Rh.
  • Infeksi Menular Seksual : Tes ini dilakukan apabila Mama memiliki faktor risiko tinggi terhadap Infeksi Menular Seksual (IMS).

 

Narasumber: dr. Ariefandy Pambudi, SpOG (RSIA Kendangsari MERR Surabaya)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.