DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Karir & Keuangan | Jun 23, 2016

Perlukah Punya Tabungan Terpisah dari Suami?

Bagikan


Bagi para pasangan yang terbiasa memegang kendali terhadap keuangannya masing-masing, menyatukan tabungan setelah menikah tidaklah mudah. Apalagi jika Anda dan suami memiliki kebiasaan mengatur uang yang cukup jauh berbeda. Namun, banyak orang memberitahu Anda bahwa menggabungkan tabungan adalah bentuk saling percaya dan kerja sama yang ideal antara suami dan istri. Padahal, setiap pasangan tentu memiliki karakteristiknya masing-masing. Nah, mengatur keuangan keluarga sama seperti mengasuh anak, setiap pasangan memiliki cara khusus yang sesuai dengan kepribadian suami dan istri tersebut, yang pasti berbeda dengan cara pasangan lain membesarkan anak mereka. Jika Anda masih ragu, perhatikan beberapa kelebihan memiliki tabungan terpisah dari suami berikut ini.

 

Bukan Berarti Tidak Saling Terbuka Pada Satu Sama Lain

Memiliki tabungan terpisah bukan berarti Anda dan suami sama sekali tidak membicarakan keadaan finansial, pendapatan, pengeluaran, dan rencana keuangan masing-masing. Anda dan suami bisa tetap berdiskusi masalah ini secara transparan. Anda bisa membagi tanggung jawab, siapa yang membayar tagihan listrik dan siapa yang akan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, Anda tetap saling percaya dan bekerja sama dengan suami. Namun, pada akhirnya Anda berdua tetap menjadi kapten untuk kapal keuangan masing-masing. Lagipula, rumah tangga Anda akan bertahan memang karena cinta Anda dan suami begitu kuat, bukan karena Anda punya rekening bersama.

 

Menghindari Pertengkaran Kecil Soal Pengeluaran

Daripada meributkan pengeluaran suami yang membengkak untuk memodifikasi mobil sementara Anda sendiri terlalu sering membeli perlengkapan rumah yang tak begitu diperlukan, lebih baik Anda berdua memiliki tabungan sendiri-sendiri sehingga suami tak perlu memprotes pembelanjaan Anda setiap kali, begitu juga sebaliknya. Hal ini juga berlaku bagi para pasangan yang memiliki kebiasaan finansial yang jauh berbeda, misalnya si suami sangat boros sementara istrinya gila menabung. Dengan memisahkan tabungan, si istri tak perlu khawatir lagi soal suami menghabiskan uang tabungan yang sudah susah payah dikumpulkannya. Mereka pun bisa fokus pada hal-hal yang lebih penting dalam rumah tangga mereka seperti kualitas hubungan, pendidikan anak, dan karier masing-masing.

 

Menjaga Hubungan yang Sehat dan Seimbang

Rekening yang terpisah berarti tidak ada salah satu yang lebih berkuasa dan dominan dalam keuangan keluarga. Anda dan suami bersama-sama mengatur dan merencanakan keuangan dengan seimbang, tidak ada yang punya hak lebih untuk menentukan gaya hidup atau rencana masa depan Anda sekeluarga.

(IA)

 

Sumber gambar: parade.com

 

Bagikan

Artikel Terkait