DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Karir & Keuangan | Aug 16, 2016

Pertimbangan Finansial Sebelum Memutuskan Menjadi Freelancer

Bagikan


Menjadi pekerja lepas atau freelancer memang menyenangkan, tidak terikat pada rutinitas jadwal , tempat bekerja yang tidak dibatasi, dan kebebasan waktu yang akan didapatkan tentunya akan tetap menjadi hal yang diidam-idamkan para pekerja. Tapi sebenernya banyak loh yang harus Anda persiapkan untuk memutuskan menjadi freelancer. Terutama dari sisi finansial.

        1. Biaya Cicilan

Sebelum Anda memutuskan menjadi freelancer, pastikan Anda sudah mengumpulkan beberapa project pekerjaan dari beberapa klien. Agar pada saat Anda sudah “keluar” dari kantor, Anda bisa memastikan untuk tetap menerima penghasilan setiap bulannya. Agar cicilan tetap Anda dapat dibayar dengan lancar tanpa ada kendala kredit macet.

        2. Jangan Korbankan Keluarga Anda

Anda perlu ketahui, seorang freelancer tidak selamanya memiliki pekerjaan. Itu berarti tidak selamanya Anda memiliki penghasilan. Jaringan kerja pun dapat menjadi faktor penyebabnya. Semakin banyak koneksi Anda semakin luas kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan, sebaliknya jika tidak terlalu banyak koneksi kerja Anda, tentu akan kepayahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi Anda yang sudah berkeluarga atau sudah memiliki tanggungan. Jangan korbankan kebutuhan pokok mereka.

        3. Tabungan Emergency

Anda tidak selamanya dalam zona nyaman. Banyak kemungkinan yang akan Anda hadapi di kemudian hari. Untuk memastikan Anda terbebas dari beban finansial, pada saat Anda masih menjadi pegawai tetap sebaiknya tambahan anggaran untuk menabung harus lebih dimaksimalkan. Lindungi diri Anda dan keluarga dari keperluan yang mendesak seperti biaya kesehatan, atau biaya kegiatan pendidikan Anak. Jangan sampai Anda terlilit hutang dikemudian hari.

        4. Biaya Untuk Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier bersifat sebagai kebutuhan sampingan sebagai pelengkap seperti liburan, memiliki barang yang memiliki nilai investasi, atau sekedar pergi ketempat makan mewah setahun sekali bersama keluarga saat hari Natal. Jika kebutuhan pokok sudah bisa Anda penuhi, tidak salahnya untuk melakukan hal tersebut. Dengan catatan, tabungan tetap aman dan hindari diri Anda dari berhutang .

--LMF

Foto: shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait