DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Shopping Guide | Apr 3, 2017

Pilih Car Seat Sesuai Usia Anak

Bagikan


   

 

Ketika bayi sudah mulai tumbuh besar, Mama memang harus mengganti car seat yang selama ini digunakan. Termasuk juga cara atau posisi bayi ketika duduk menggunakan car seat. Bahkan tidak jarang Mama perlu membeli yang baru seiring dengan pertumbuhan si kecil.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tips dan trik memastikan bahwa Mama memilih car seat yang aman untuk bayi, simak pembahasan singkat yang ada di bawah ini.

   

Posisi Duduk Bayi Menggunakan Car Seat

Bayi harus tetap duduk dengan menghadap ke belakang hingga usianya 2 tahun atau minimal hingga bayi mampu mengimbangi kapasitas berat dan tinggi car seat yang digunakan. Sebagian besar bayi duduk menghadap belakang saat menggunakan car seat.

Biasanya posisi yang satu ini digunakan sejak bayi baru lahir, meskipun tidak jarang penggunaan kursi bayi dalam mobil juga diterapkan sejak bayi berusia sangat muda.

Bagaimana pun, Mama perlu memilih car seat yang benar-benar aman bagi bayi. Selain itu, pilih posisi yang paling aman paling tidak sampai berat badan bayi mencapai kurang lebih 13 kg.

   

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Mengganti Car Seat? 

Toddler

Jenis car seat ini cocok digunakan untuk bayi berusia lebih dari 2 tahun dan memiliki berat serta tinggi seperti yang disebutkan di bawah ini. Mereka harus duduk menghadap ke belakang dalam perjalanan sampai waktu yang tidak dibatasi. Untuk pilihan toddler ini diantaranya:

1. Forward-facing seat (mengadap ke depan)

Pilihan ini bisa digunakan hingga berat bayi mencapai 18 – 27 kg.

2. Combination seat

Untuk pilihan ini dilengkapi pelindung yang hanya berfungsi hingga si kecil mencapai berat 18 kg. Setelah itu ganti menggunakan belt-positioning booster yang bisa digunakan hingga berat bayi mencapai lebih dari 80 kg, dikombinasikan dengan lap atau shoulder belt yang ada di mobil Mama.

    

Prescholers

Untuk anak yang sudah cukup besar dan tidak mungkin menggunakan car seat yang dilengkapi oleh harness, gunakan belt-positionin booster dengan lap/shoulder belt yang ada di mobil. Bayi biasanya sudah mulai menggunakannya ketika memasuki usia 3 atau 4 hingga 8 tahun.

Kepala bayi membutuhkan sandaran, Mama harus menggunakan bosster yang tinggi jika kursi mobil cenderung rendah. Sebaliknya, gunakan bosster rendah jika sudah ada sandaran kursi yang cukup tinggi.

   

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Car Seat Bayi?

Selesai memilih car seat yang akan digunakan, Mama perlu menerapkan:

  • Mulai praktek menekuk kursi ke dalam mobil sebelum menggunakannya.
  • Pastikan harness yang digunakan cocok dengan tubuh bayi. Sebagai awal Mama bisa menggunakan harness dengan harga yang lebih bersahabat, khususnya untuk bayi baru lair. Posisikan tali harness cukup kencang atau tempatkan di bawah bahu bayi ketika ia harus menghadap ke belakang.
  • Pastikan tali harness berada di atas bahu atau diantara kaki. Maka dari itu, pakaian yang dikenakan bayi tidak boleh menghalangi gerak kaki.
  • Jika ternyata masih terlalu longgar, Mama bisa menyelipkan gulungan selimut kecil pada bahu kiri dan kanan bayi.
  • Popok gulung juga bisa ditempatkan diantara kedua kalinya (pengganjal tali harness di selangkangan bayi). Namun, jangan gunakan pengganjal yang terlalu tebal atau justru diposisikan di belakang tubuh bayi.

    

Menurut Mama seberapa pentingnya menggunakan car seat untuk bayi?

 

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait