DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Jul 6, 2017

Punya Pasangan Posesif Ternyata Baik Untuk Kualitas Hubungan

Bagikan


Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukan rasa kasih sayang kepada pasangan. Hal utama yang paling dibutuhkan seorang wanita dari pasangannya adalah perhatian yang lebih.

Kadang banyak hubungan kandas karena beberapa dari mereka merasa tidak mendapat perhatian yang cukup baik dari pasangannya. Namun, apa jadinya jika justru Mama memiliki pasangan yang ektra perhatian bahkan cenderung posesif?

Selalu menghubungi Mama setiap waktu saat sedang tidak bersama pasangan mungkin bisa jadi hal yang mengganggu dan menyebalkan. Namun tahukah Mama? Tidak selamanya punya pasangan posesif itu tidak menyenangkan, lho. Dalam tahap yang masih ditoleransi, ternyata bisa berdampak positif bagi kualitas hubungan Anda. Apa saja pengaruhnya? Berikut diantaranya.


1. Dia Mencintai Anda Seutuhnya

Pernahkah Mama bertengkar karena hal kecil seperti pasangan Anda merasa cemburu jika Anda menghubungi kawan pria? Bahkan ia merasa sangat insecure jika mendapati Anda tidak sengaja bertemu dengan mantan.

Jangan dulu berfikiran negatif, Ma..itu tandanya ia mencintai Anda seutuhnya. Pasangan Anda tidak ingin orang lain berpotensi sebagai perusak hubungan dan ia hanya menginginkan Anda seutuhnya.

Baca Juga : Tanda-Tanda Pasangan Anda Over Possessive

2. Menjaga Anda Dengan Baik

Apakah Mama merasa tidak terlalu nyaman ketika pasangan Anda harus ikut serta kemanapun Anda pergi? Banyaknya cibiran dari teman-teman membuat Anda merasa sedikit terganggu.

Stop berfikiran negatif, Ma! Mungkin hanya dengan cara ini pasangan Anda menunjukan bahwa ia ingin selalu melindungi Anda kapan pun dan dimana pun Anda berada. Bukankah ini hal yang baik?

3. Tidak Ada Kesempatan Selingkuh

Karena Mama terlalu sering ‘diikuti’ oleh pasangan dalam kesempatan apapun, maka bukan hal yang tidak mungkin juga Mama juga menjadi seseorang yang memaksa selalu ingin tahu kemana dan dimana pasangan Anda berada.

Nah kalau selalu sering menghabiskan waktu berdua, kesempatan untuk selingkuh sebenarnya lebih rendah. Karena orang-orang disekitar Anda tahu bahwa kalian pasangan yang selalu bersama-sama dan niat dari pihak lain untuk ‘masuk’ dalam hubungan Anda pun bisa diminimalisir karena Anda dan pasangan dianggap saling menjaga satu sama lain.


Apakah Mama punya pengalaman seputar pasangan yang posesif? Mama bisa kok sharing di kolom komentar.

(LMF)

Bagikan

Artikel Terkait