Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Nov 24, 2016

Sedang Musim Sakit, Ini Cara Mengobati Flu pada Anak

Bagikan


Akhir tahun rasanya belum lengkap jika tanpa percikan air hujan, dan… flu! Ya, ada lebih dari 200 virus penyebab flu dan pilek yang mengintai si kecil. Jadi jangan kaget jika anak bisa terserang kuman yang berbeda setiap waktu. Persenjatai si buah hati dari sekarang dengan mengenali dua jenis penyakit yang akan sering Anda hadapi di musim penghujan dan cara mengatasinya. Berikut cara mencegah dan menghilangkan flu dan pilek pada anak:

 

Influenza

Penyakit yang tampak sepele ini cukup ‘rajin’ berkunjung karena sampai dengan 40 persen anak menderita flu setiap tahun. Gejalanya mungkin sudah cukup Anda hafal, mulai dari sakit tenggorokan, panas tinggi, ngilu dan nyeri pada tubuh, meriang, sampai batuk dan pilek. Masa inkubasi flu sekitar dua minggu akan membuat si kakak menularkan virus influenza kepada adiknya hanya dalam hitungan menit.

Obati! Sedia payung sebelum hujan. Kendati belum menjadi vaksin wajib, tapi Anda bisa memberikan vaksin flu setahun sekali pada si kecil (saat usianya paling tidak sudah mencapai enam bulan). Jika virusnya terdiagnosis dalam beberapa jam dan dan anak sudah berusia paling tidak berusia satu tahun, dokter akan memberi dia obat flu Tamiflu untuk meringankan gejalanya dan jangka waktu penyakitnya.

Fakta: Dengan berbagai jenis virus yang berbeda-beda dan menyerang setiap musim pancaroba dan hujan, vaksin flu tidak sepenuhnya bisa melindungi anak. Namun vaksin flu layak dilakukan. Hanya saja, beri perhatian khusus pada anak dua tahun ke bawah (serta mereka di segala usia yang memiliki asma) karena berisiko tinggi mengalami komplikasi – termasuk dehidrasi dan masalah pernapasan.

  

Pilek

Bicara tentang flu, belum afdol rasanya jika tidak mengupas pilek dengan kemungkinan anak terserang sebanyak 99 persen. Biasanya pilek ‘berkunjung’ ke anak-anak 3-10 kali setiap tahun. Hidung tersumbat karena pilek, susah bernapas, bersin, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, serta demam ringan ini bisa menular selama lima hari.

Obati! Salah satu cara mengobati pilek adalah memberikan asupan cairan yang cukup dan membiarkan si kecil beristirahat. Gunakan alat pelembap udara (air humidifier) yang sejuk untuk meringankan hidungnya yang tersumbat. Anda bisa memberikan ibuprofen atau acetaminophen untuk bayi atau anak untuk meringankan demam, nyeri, serta cairan hidung jika hidungnya tersumbat. Hindari obat flu jika si kecil masih berusia di bawah enam bulan.

Fakta: Mainan, pegangan pintu, dan permukaan lainnya bisa menjadi markas besar kuman sampai dengan dua hari. Biasakan dia untuk tidak menyentuh mata dan hidung, serta sering mencuci tangan dengan benar. Kurangi paparan kuman pada anak dengan mengelap kereta belanja, permukaan meja di restoran, dan kursi makan anak dengan tisu yang dibasahi larutan steril kuman sebelum menggunakannya.

 

Biasanya Mama mengatasi flu pada anak dengan cara apa? Share di sini, yuk!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.