Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Jul 11, 2017

Selain Katuk, Ketahui 5 Makanan Pelancar ASI Ini

Bagikan


Ibu menyusui hendaknya bijaksana dalam memilih makanan yang dikonsumsinya. Menurut piramid yang dipopulerkan oleh dr Nila Amarila SpKK, ibu menyusui membutuhkaan nutrisi sektar 2500 kalori.

Disarankan asupan kalori tersebut diperoleh dari makanan yang terdiri dari karbohidrat sebagai sumber tenaga. Kemudian protein dan lemak yang bisa diperoleh dari ikan, daging atau produk susu, sayur dan buah-buahan, serta kalsium dan zat besi.

Meskipun sudah mengonsumsi makanan bernutrisi, tidak sedikit ibu menyusui yang mengeluh tidak bisa memberikan cukup ASI kepada buah hatinya. Baik jumlah ASI yang terlalu sedikit atau tidak lancar. Apakah Mama salah satu yang menghadapi masalah tersebut?

Sekarang Mama tidak perlu khawatir, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang sudah sangat dipercaya mampu membantu melancarkan ASI, sehingga ASI lebih lancar dan deras. Makanan tersebut tidak lain adalah daun katuk.

Bagaimana jika sulit menemukan daun katuk di sekitar tempat tinggal Mama? Mama boleh menggantinya dengan 5 pilihan makanan di bawah ini.

 

1. Edamame/Kedelai Jepang

Edamame atau kedelai Jepang kaya kandungan protein nabati. Edamame juga mengandung zat besi, mangan, vitamin K, asam folat, riboflavin, vitamin C, magnesium, kalium dan fosfor. 

Saat Mama sedang bosan mengonsumsi ikan, daging atau unggas sebagai sumber protein, tentunya Mama bisa mengonsumsi edamame. Takaran yang dibutuhkan oleh ibu menyusui adalah 65 gr setiap hari.

2. Bunga Pepaya

Bunga pepaya mengandung vitamin C, vitamin A, fosfor dan kalsium. Selain itu, bunga pepaya juga mengandung enzim papain yang sangat berguna untuk mempercepat proses pencernaan protein.

Enzim papain mampu memecah protein yang Mama makan, terutama saat menyusui dibutuhkan sekitar dua kali lipat protein dibandingkan kebutuhan normal. Bahkan bunga yang berwarna kuning pucat ini mampu merangsang nafsu makan.

Baca Juga : Yuk Cari Tahu Tanda Bayi Mama Cukup ASI!

3. Bayam Hijau/Merah

Kaya akan kandungan zat besi, vitamin B6, asam folat, thiamin, ribloflavin, protein, magnesium, kalsium, fosfor, vitamin A, kalium hingga vitamin C, E dan K. Kandungan vitamin B6 pada bayam saat dimanfaatkan sebagai sayuran pelancar ASI mampu membangun sistem kekebalan tubuh bayi.

Saat menyusui, Mama membutuhkan vitamin B6 lebih banyak dibandingkan saat hamil. Bayam bahkan rencah kalori dan sama sekali tidak mengandung lemak.

Bayam yang paling baik untuk dikonsumsi adalah berwarna hijau atau merah pekat. Kepekatan warna bayam menjadi salah satu ciri tingginya kandungan karoten yang berguna untuk melawan radikal bebas.

4. Pare 

Apakah Mama  tidak suka pare karena rasanya yang pahit? Pare sebenarnya kaya kandungan vitamin C, anti oksidan yang sangat bermanfat melindungi sel-sel dalam tubuh dari ancaman kerusakan, meningkatkan kesehatan gusi, gigi hingga pembuluh darah. Termasuk membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain itu, kandungan likopen dan fitokimia di dalam pare bermanfaat untuk merangsang produksi insulin.  Pare juga dikenal berguna sebagai antikanker, pembasmi cacing usus dan antibiotik antivirus.

5. Pepaya

Bukan hanya enak, pepaya mengandung vitamin C, vitamin A, kalium dan asam folat yang tinggi. Pepaya juga rendah kandungan lemak jenuh, kolesterol dan natrium.

Bahkan di dalam pepaya terkandung 33% vitamin dan 50% kalium lebih banyak dibanding jeruk. Kandungan vitamin dalam pepaya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kalium pada masa menyusui.

 

Itulah pilihan makanan pelancar ASI yang bisa Mama konsumsi. Apakah Mama sudah pernah mencoba salah satunya? Bagaimana cara Mama mengolah makanan pelancar ASI tersebut agar terasa lebih nikmat tanpa mengurangi khasiatnya?

(RGW)

foto : Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.