DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | Jun 16, 2017

Selain Ramen, Ini 4 Jenis Mie Jepang Lain yang Tak Kalah Lezat

Bagikan


 

Jepang adalah satu negara yang kaya kulinernya. Segalam macam jenis makanan Jepang, saat ini mudah diterima dan menjadi primadona di seluruh belahan dunia. Mulai dari sushi, Japanese barbecue, Japanese cheesecake, sampai macam-macam mie Jepang. Yup, mie memang termasuk salah satu makanan penting yang ada di dalam budaya kuliner Jepang. Kedai mie ada hampir di seluruh penjuru kota apabila Mama sedang berkunjung ke Negeri Sakura ini.

Selain ramen, ada banyak variasi mie Jepang yang perlu Mama cicipi, lho. Bahkan, cara memakannya juga berbeda-beda. Penasaran dengan macam-macam mie Jepang? Yuk, cek informasinya di bawah ini!

Udon

Mie udon adalah mie Jepang yang memiliki tekstur paling tebal dan kenyal. Terbuat dari tepung terigu, mie ini terasa ringan di perut dan mudah menyerap rasa. Udon biasanya disajikan secara panas dalam kaldu Kakejiru (rebusan makanan laut dan nori, kecap, serta sake) dengan irisan bawang merah. Setiap daerah memiliki cara berbeda dalam menyajikan udon, seperti di Hokkaido yang bersuhu dingin lebih banyak menggunakan kaldu untuk menjaga tubuh agar tetap hangat. Sedangkan, udon yang paling populer di Jepang adalah udon kari, mie udon yang dikombinasikan dengan kari Jepang. Biasanya kita bisa menyantap udon yang berkuah dengan aneka gorengan seperti chicken katsu atau ebi tempura.

Soba

Hidangan soba sangat disukai wanita Jepang yang sedang berdiet karena terbuat dari 100% tepung buckwheat (biji-bijian yang mirip dengan gandum) yang memiliki kandungan protein sebesar 13% lebih besar dibandingkan kandungan lemak. Mie Jepang ini memiliki tebal yang hampir sama seperti spaghetti dan lebih sedap bila disajikan dengan sayuran dan saus dingin (cold soba). Namun, ada juga soba yang dihidangkan dengan kaldu panas dan biasanya dimakan saat Tahun Baru. Soba tipis dan panjang yang disebut juga “toshikoshi soba” disajikan di festival sebagai tanda harapan akan umur panjang.

Yakisoba

Meskipun namanya mirip dengan soba, mie ini tidak terbuat dari tepung buckwheat melainkan menggunakan tepung terigu, minyak sayur, dan sedikit garam. Mie ini sebenarnya berasal dari China dan baru masuk ke Jepang sejak abad 20-an. Yakisoba sendiri berarti “mie goreng” karena pengolahannya dengan cara digoreng di wajan besar dengan kol, wortel, ayam atau daging sapi, paprika, dan jamur. Bahan utama lainnya yang wajib ada adalah saus yakisoba, yaitu saus yang memiliki rasa manis dan tajam, serta sering dijual di Festival Matsuri.

Somen

Perbedaan utama somen dengan mie Jepang lainnya adalah pada bagian bentuk: sangat tipis, hampir sama seperti bihun. Mie somen ini terbuat dari tepung putih dan biasanya disajikan dingin dengan kaldu tsuyu (campuran antara shoyu dan kaldu). Di musim panas, orang Jepang bahkan terkadang memakan somen langsung dengan es, sayur mentah, dan daging rebus. Ada tradisi unik di Jepang yang disebut “Nagashi Somen”, yaitu menangkap mie somen melalui ujung batang bambu menggunakan sumpit. Lalu, somen dicelupkan ke dalam kaldu dingin sebelum dimakan.

Jadi, tidak hanya ramen, ada macam-macam mie Jepang lain wajib Mama coba karena cara penyajiannya yang berbeda-beda dan unik. Apakah Mama tertarik untuk membuatnya sendiri?

 

<DAN>

 

Bagikan

Artikel Terkait