DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | May 3, 2017

Selain Roti Tawar, Ada 7 Jenis Roti Lain di Dunia yang Perlu Mama Ketahui!

Bagikan


 

Di Indonesia, roti memang bukanlah makanan pokok. Tetapi, akhir-akhir ini mulai banyak orang lebih memilih mengurangi nasi sebagai penunda rasa lapar dan menggantinya dengan roti atau kentang. Namun, roti tidaklah selalu tentang roti tawar.

Ada banyak jenis roti yang bisa Mama makan, terutama jika mengutamakan tekstur dan seratnya. Dikutip dari The American Journal of Clinical Nurition bahwa orang yang mengonsumsi gandum dapat mengurangi berat badan dan memiliki kadar kolesterol yang rendah. Ini bisa jadi alternatif karbohidrat bagi Mama yang sedang menjalankan program diet. Yuk, kenali  beberapa jenis roti yang saat ini sudah banyak dijual di supermarket di kota-kota besar Indonesia.

 

Grissini

 

Roti asal Italia ini terbuat dari keju biru (blue cheese), parmesan, bawang putih, dan jalapeños. Biasanya di restoran-restoran, roti ini menjadi makanan pembuka untuk para pengunjung agar tidak bosan saat menunggu hidangan yang belum datang. Grissini berbentuk panjang seperti pensil dan rasanya yang crispy akan membuat Mama ketagihan.

  

Multigrain

Multigrain adalah jenis roti yang dibuat dengan tambahan biji-bijian sehingga dapat meningkatkan kadar serat dalam roti. Serat dapat membuat rasa kenyang lebih lama dan cocok apabila dikonsumsi oleh Mama yang sedang menjalankan program diet.

   

Baguette

Siapa yang tidak kenal dengan roti asal Prancis ini? Terkenal karena bentuknya yang panjang, baguette memiliki tekstur yang keras tetapi sangat renyah saat dimakan. Baguette biasanya akan dipotong-potong menjadi kecil untuk dijadikan garlic bread dan disajikan sebagai makanan pembuka.

 

Croissant

Sama seperti baguette, roti ini berasal dari Prancis. Roti ini sangat mudah dikenali karena lapisan-lapisannya yang melingkar dan berbentuk seperti sarang tawon. Croissant sangat nikmat jika disajikan bersama kopi atau teh. Rasanya yang gurih berasal dari mentega yang berada pada lapisan-lapisan luarnya.

 

Pita

Roti pita sering kali ditemui di daerah Timur Tengah. Roti yang sudah ada sejak 2500 SM ini berbentuk pipih dan bundar, serta terbuat dari tepung, ragi, air, dan garam. Biasanya pita dikombinasikan dengan berbagai rasa, mulai dari kari yang asin dan pedas hingga susu manis ataupun keju.

 

Focaccia

Adonan focaccia bisa dibilang hampir sama bentuknya seperti pizza. Roti datar yang biasa dipanggang dengan oven ala Italia ini, biasanya dibumbui dengan minyak zaitun, garam atau terkadang jenis-jenis herbal. Banyak juga yang menyajikannya dengan daging dan keju. Untuk sebagian besar orang luar, focaccia pas untuk makan siang.

 

Ciabatta

Sepertinya Italia memang tidak pernah kehabisan ide untuk membuat kreasi roti. Pada tahun 1982, seorang tukang roti membuat ciabatta sebagai saingan baguette yang sedang populer di Prancis.  Bentuknya yang agak memanjang dan datar biasanya dipotong menjadi kecil dan sering dijadikan sandwich oleh orang-orang Italia. Potongan kecilnya sendiri lebih sering dikenal dengan sebutan panini.

 

Apakah Mama sudah sering mengonsumsi berbagai jenis roti di atas? Mana yang menjadi kesukaan Mama dan si kecil?

 

<DAN>

Bagikan

Artikel Terkait