DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Mar 28, 2017

Sering Anyang-anyangan Setelah Berhubungan Seks? Ini Penyebabnya!

Bagikan


 

 

Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh pengantin baru adalah anyang-anyangan setelah berhubungan seks. Rasa ingin buang air kecil terus menerus ini bisa terjadi karena senggama dilakukan kurang bersih atau tidak langsung berkemih setelah senggama selesai.  Perlu diketahui bahwa berkemih setiap kali habis senggama dapat menghanyutkan bibit penyakit yang mungkin berkumpul di mulut liang saluran kemih yang berada di atas vagina yang mungkin dibawa oleh kemaluan suami.

  

Pentingnya Menjaga Kebersihan Saluran Kencing

Kandung kemih yang sehat dapat menjaga keadaan saluran kencing dengan mengeluarkan urin secara teratur dan urinpun bebas bakteri. Namun, keadaan tertentu menyebabkan masuknya bakteri (umumnya bakteri utama yang masuk adalah Eschereschia coli atau E. coli) ke dalam saluran kencing.

Bakteri tersebut merupakan bakteri utama yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih beserta gejalanya. Bakteri ini berasal dari rektum atau dubur atau anus dan dengan leluasa dapat berpindah ke urethra. Saluran kencing wanita yang lebih pendek dibandingkan pria serta letak lubang kencing yang juga sangat dekat dengan dubur/anus mengakibatkan semakin mudahnya bakteri masuk ke urethra.

 

Gejala Anyang-anyangan

Gejala anyang-anyangan bisa dilihat dari beberapa tanda yang Mama alami berikut ini:

  • Rasa sakit menggigit di bagian perut bawah dekat dengan tulang kemaluan.
  • Terasa sakit atau sedikit nyeri ketika buang air kecil
  • Timbul rasa masih ingin berkemih namun air kemih yang dikeluarkan sedikit atau menetes saja.
  • Beberapa diantaranya yang mengalami sakit anyang-anyangan ini akan mengalami demam.
  • Dalam beberapa kasus orang yang mengalami anyang-anyangan, jika berlangsung lama akan mengakibatkan infeksi pada saluran kemih. Kadang air kemih bercampur dengan darah serta menimbulkan bau yang tidak sedap.

 

Buang Air Kecil Sebelum Berhubungan Seks

Biasanya, sekali pernah terserang anyang-anyangan maka sewaktu-waktu anyang-anyangan bisa kambuh bila kebersihan selama bersenggama kurang dijaga. Untuk itu, perhatikan kebersihan kemaluan suami dan istri sebelum bersenggama. Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari FKUI-RSCM menganjurkan untuk buang air kecil terlebih dahulu sebelum berhubungan seksual.  Ini untuk menghindari infeksi saluran kemih, terutama pada wanita.  

 

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah, jangan terlampau menyabuni bagian mulut vulva dan vagina, apalagi dengan sabun keras (pH basa). Rangsangan kimiawi sabun dan gosokan mekanis selama membersihkan area intim dapat mempermudah peradangan liang kemih, sehingga dapat merangsang masuknya bibit penyakit yang sudah menunggu di mulut liang kemih.

 

Walaupun anyang-anyangan tidak dapat menular pada suami, hal ini harus cepat diatasi. Karena bila tidak diobati, bibit penyakit yang ada dapat berkembang biak. Bila tetap dibiarkan, kuman lalu bisa menjalar memasuki saluran kemih yang lebih atas seperti ginjal. 

 

<HEI>

 

Bagikan

Artikel Terkait