Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Pasca Melahirkan | Aug 2, 2017

Sukses Menyusui Sambil Bekerja? Bisa!

Bagikan


Karena makin banyak perempuan yang bekerja di luar rumah, makin banyak ibu yang sekarang harus menghadapi masalah menyusui sambil bekerja dan tuntutan karier pada saat bersamaan.

Meskipun banyak ibu percaya bahwa mereka harus memilih antara menyusui dan kembali bekerja, kedua aktivitas tersebut dapat hidup berdampingan secara damai. Namun, para ahli memperingatkan agar tidak menunggu sampai Mama kembali bekerja.

 

Apakah Manfaat Menyusui Sambil Bekerja?

World Health Organization (WHO), American Academy of Pediatrics (AAP), American Academy of Family Physicians (AAFP) dan Ikatan dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan dapat dilanjutkan sampai 2 tahun.

  • Dengan terus menyusui sambil bekerja, Mama akan memperoleh banyak manfaat di antaranya adalah:
  • Memberikan nutrisi terbaik bagi si kecil
  • Memungkinkan untuk terus menyusui saat Mama menikmati waktu bersama si kecil
  • Menjaga kedekatan khusus dengan bayi meskipun Mama dan dia harus berpisah
  • Hemat biaya
  • Menghindari risiko kesehatan yang terkait dengan pemberian susu formula
  • Mengurangi beban kerja, karena bayi yang menyusui akan jarang sakit

 

Pilihan Menyusui Sambil Bekerja

Langkah pertama agar berhasil menggabungkan antara menyusui dan bekerja berlangsung selama empat minggu pertama setelah bayi lahir, yaitu saat Mama menetapkan jadwal makan dan mempersiapkan persediaan ASI. Kebiasaan ini akan terus berlanjut setelah Mama kembali bekerja.

Pilihan 1: Mama dapat menyimpan persediaan ASI dengan menggunakan pompa payudara elektrik berkualitas tinggi untuk memerah ASI selama hari kerja. Perawat bayi Mama bisa memberikan ASI pada si kecil. Mama bisa juga melengkapinya dengan susu formula jika Mama tidak dapat menghasilkan cukup banyak ASI. Dengan demikian, Mama masih bisa merawat si kecil kapan pun Mama tidak sedang bekerja.

Pilihan 2: Jika Mama tidak dapat memompa ASI di tempat kerja, Mama dapat mengganti makanan siang hari secara bertahap dengan susu formula saat Mama masih di rumah namun tetap menyusui di malam hari dan pagi hari.

 

Persiapan Ibu Bekerja Menyusui

Ada beberapa elemen penting yang perlu dipertimbangkan agar berhasil menyusui bayi saat Mama kembali bekerja:

  • Dapatkan pompa ASI yang benar-benar bagus yang akan memerah ASI lebih cepat dan efisien.
  • Dapatkan bra handsfree. Banyak pilihan bra menyusui dengan penyangga kokoh sehingga Mama tidak perlu memegangnya saat menyusui sambil bekerja, yang bisa menghemat banyak waktu karena Mama memiliki kemampuan lebih besar untuk melakukan multitask.
  • Mintalah kelonggaran dari perusahaan tempat Mama bekerja supaya Mama dapat meluangkan waktu untuk memompa ASI di tempat kerja.
  • Pilihlah penyedia layanan kesehatan yang mendukung komitmen Mama untuk menyusui.
  • Aturlah istirahat secara rutin (idealnya, sekitar setiap tiga jam) di siang hari agar memiliki waktu untuk memompa ASI.
  • Temukan tempat khusus untuk memompa ASI, sebaiknya dengan akses ke stop kontak listrik.
  • Persiapkan jadwal persediaan ASI setelah bayi lahir dan sebelum Mama kembali bekerja. Ini akan membuat persediaan ASI tetap cukup ketika Mama kembali bekerja nanti.
  • Carilah waktu luang dan kembangkan rutinitas. Begitu Mama bekerja, jadwal kerja Mama akan lebih ketat. Jadi, sebisa mungkin manfaatkan setiap waktu luang yang ada untuk memompa ASI.
  • Jadwalkan sesi pemompaan ASI ke dalam kalender. Pekerjaan bisa sangat menuntut dan mengganggu dan sebelum Mama menyadarinya, Mama benar-benar melewatkan sesi pemompaan.
  • Persiapkan diri menghadapi hal-hal tak terduga, misalnya ketika tiba-tiba ada rekan kerja masuk ke ruang kerja saat Mama sedang memompa ASI dan seluruh kemeja Mama basah kuyup karena ASI bocor.
  • Lakukan dengan serius, dan lama-lama Mama akan senang melakukannya

Bagaimana cara Mama mengatur jadwal memerah dan memberikan ASI pada bayi?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.