DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Karir & Keuangan | Aug 31, 2017

Sulit Mengajukan Permohonan Cuti? Ikuti 4 Tips Berikut!

Bagikan


Masih ragu untuk rehat sejenak dari rutinitas kantor karena sulit mengajukan permohonan cuti? Padahal mengambil hari libur sebenarnya adalah hak Mama, lho. Dalam setahun bekerja, perusahaan atau lembaga berkewajiban untuk memberikan waktu libur untuk karyawannya apapun golongan dan jabatannya. Jadi kalau selama ini Mama kesulitan mengajukan permohonan cuti, mungkin Mama harus memahami trik dan tips berikut ini agar cuti disetujui.

Baca juga: 4 Manfaat Liburan Bagi Kesehatan

  1. Ajukan Dari Jauh-jauh Hari

Salah satu trik supaya agar cuti disetujui si bos adalah mengajukannya dari jauh-jauh hari. Hal ini bisa meminimalisir permasalahan yang mungkin dihadapi saat Mama sedang cuti. Idealnya, cuti diambil tiga hingga satu bulan sebelum tanggal cuti, agar si bos juga bisa mengatur pengalihan pekerjaan mama ke karyawan yang lain.

  1. Membina Hubungan Baik dengan Atasan

Ada baiknya jika Mama terus menjaga hubungan yang baik dengan atasan agar semua rencana Mama bisa dipermudah oleh atasan. Bukannya menjilat, hanya saja bersikap baik dan merespon setiap perintah dan kritik atasan memang diperlukan untuk kelangsungan karir Mama di tempat kerja.  Bila Mama tidak cocok dengan kepribadian atasan, mungkin dalam waktu dekat ada baiknya untuk menghindar dari cekcok dengannya, agar kedepannya Mama juga bisa mudah mengambil cuti.

  1. Cuti Saat Low Season

Mama juga harus mempertimbangkan untuk mengambil cuti di saat low season atau tidak di musim liburan. Hal ini dikarenakan di musim liburan seperti hari besar atau hari libur anak sekolah, banyak juga karyawan di tempat Mama bekerja juga mengambil cuti di hari yang sama. Solusinya, Mama harus mempertimbangkan mengambil cuti di hari yang bukan hari libur supaya beban kerja Mama juga bisa dengan mudah dialihkan kepada karyawan lain di masa liburan Mama.

Baca juga: 7 Ciri-Ciri Pegawai yang Sedang Butuh Liburan

  1. Bersedia Dihubungi Kapan Saja

Konsekuensi dari mengambil cuti bagi para pekerja yang memang selalu diperlukan oleh perusahaan adalah harus bisa dihubungi meski sedang tidak bekerja. Di satu sisi, hal ini memang menganggu quality time, namun Mama juga harus mempertimbangkan kepentingan tempat Mama bekerja. Jika begitu, maka ada baiknya jika Mama tetap bisa ditanyai tentang pekerjaan kapan pun dan di manapun.

Apa Mama termasuk karyawan yang sering sulit mengajukan permohonan cuti? Biasanya alasan apa yang bisa mendukung Mama untuk mendapatkan cuti? Yuk coba sharing di kolom komentar.

<LMF>

 

Bagikan

Artikel Terkait