DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Shopping Guide | Nov 30, 2016

Tips Lengkap Memilih Bra yang Bagus untuk Ibu Menyusui

Bagikan


Air susu ibu (ASI) terbukti memiliki banyak manfaat untuk bayi. Karena itu, demi kelancaran pemberian ASI, ibu memerlukan dukungan dalam bentuk apapun. Penggunaan aksesori menyusui seperti bra menyusui bisa jadi salah satunya. Sebab, bagian cup-nya mudah dibuka dan ditutup tanpa perlu membuka bra secara keseluruhan. Penyangga payudara yang juga disebut nursing bra ini memang khusus dirancang untuk ibu menyusui.

Menggunakan BH menyusui memang tidak berpengaruh pada kuantitas dan kualitas ASI, namun memudahkan ibu menyusui, terutama di tempat umum. Bingung memilih bra yang bagus untuk ibu menyusui? Ini panduannya:

Mengapa harus membeli bra menyusui?

Beberapa ibu menyusui memilih tetap menggunakan bra biasa karena merasa tidak mengganggu proses laktasi. Sebenarnya bisa saja Anda bisa menggunakan bra biasa dengan ukuran lebih besar. Namun, untuk ibu menyusui, bra jenis ini tidak dapat menyangga payudara sebaik bra menyusui.

Kapan waktu yang tepat untuk membeli bra menyusui?

Sebulan sebelum kelahiran. Sebab, saat itu ukuran payudara Anda paling mendekati ukuran saat menyusui. Paling cepat, Anda bisa membeli nursing bra saat memasuki trimester ketiga.

Berapa banyak BH menyusui yang harus dibeli?

Jika Anda ingin menyusui secara ekslusif selama enam bulan sampai satu tahun, 3-7 buah bra menyusui dengan kualitas bagus cukup untuk persediaan.

Ukuran BH wanita menyusui:

Anda perlu memastikan ukuran bra menyusui yang Anda beli memang pas untuk Anda dan nyaman dipakai. Sebab, bra yang terlalu ketat akan terasa tidak nyaman dipakai bahkan bisa menghambat produksi ASI, sedangkan bra yang terlalu kendur tidak dapat menopang payudara dengan baik.

  • Pertambahan ukuran bra saat hamil dan menyusui

Payudara wanita akan membesar saat hamil dan menyusui. Tambahkan satu nomor cup dan lingkar dada dari biasanya jika Anda membeli bra untuk dipakai saat hamil trimester ketiga. Kalau Anda membeli nursing bra, tambahkan satu nomor cup lagi dari ukuran bra saat hamil. Ukuran bra akan berubah lagi setelah delapan minggu menyusui, yakni lingkar dada kembali normal namun ukuran cup naik satu nomor dari ukuran sebelum hamil. Jadi, misalnya sebelum hamil ukuran bra Anda 36A, maka di akhir kehamilan ukuran bra Anda jadi 38B dan saat menyusui jadi 38C. Dua bulan setelah melahirkan, ukuran BH Anda menjadi 36B.

  • Cara mengukur bra menyusui secara manual

Untuk berjaga-jaga jika Anda tak boleh mencoba bra saat membeli, ukur saja payudara Anda secara manual di rumah. Ukurlah lingkar dada tepat di puncak payudara (overbust) dan tepat di bawah payudara (underbust) dalam keadaan dada dan perut rileks.

Cara menghitung ukuran underbust: ukur lingkar rongga dada tepat di bawah payudara dalam inci, lalu tambahkan lima inci. Misalnya ukuran Anda 29 inci, ditambah lima jadi 34. Inilah ukuran underbust Anda. Kalau hasilnya ganjil, misalnya 33 inci, berarti ukuran underbust Anda antara 32 dan 34.

Cara menghitung ukuran cup: ukur lingkar dada tepat di puncak payudara dalam inci, lalu bandingkan dengan ukuran underbust Anda. Setiap selisih 1 inci sama dengan 1 ukuran cup. Contoh: bila lingkar overbust Anda menunjukkan angka 35 sedangkan underbust Anda 34 (selisih 1 inci), berarti ukuran cup Anda A. Namun kalau ukuran overbust Anda 36 (selisih 2 inci), berarti cup yang pas untuk Anda adalah B.

Cara memilih bra yang nyaman untuk menyusui:

  • Pilih bahan BH menyusui yang menyerap keringat agar nyaman saat dipakai, misalnya 100% katun.
  • Hindari bra menyusui yang memiliki jahitan di bagian dalam karena bisa mengenai puting Anda yang sensitif
  • Pilih bra menyusui dengan kaitan cup (flap) yang mudah dipasang dan dibuka dengan satu tangan. Sebab, satu tangan lagi akan dipakai untuk menggendong bayi yang ingin segera menyusu.
  • Sebaiknya pilih BH menyusui tanpa kawat, terutama jika dipakai di minggu awal kelahiran. Sebab, kawat pada bra bisa menghalangi jaringan penghasil susu yang meluas pada ibu menyusui. Namun jika ukuran payudara Anda sangat besar dan membutuhkan penyangga yang lebih kuat, Anda bisa memilih bra kawat.
  • Pilih bra yang memiliki bukaan besar agar mudah mengeluarkan payudara saat menyusui, namun tetap harus menopang buah dada dari bawah ketika cup dibuka. Dengan demikian, menyusui jadi terasa lebih nyaman.
  • Pastikan ada celah kosong sebesar dua jari di bawah bra dan tangan Anda cukup untuk masuk ke dalam cup jika Anda ingin memasang bantalan menyusui (breast pad).

Selesai periode menyusui, Anda tidak dapat menggunakan nursing bra lagi karena ukuran dan bentuk payudara Anda sudah berubah. Namun, simpanlah BH menyusui dengan baik agar Anda bisa menggunakannya lagi untuk kehamilan berikutnya.

Anda lebih suka memakai bra menyusui atau bra biasa saat menyusui? Share di kolom komentar, yuk!

 

(EMA)

Bagikan

Artikel Terkait