DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Mar 15, 2017

Tips Sukses Mengasuh Balita Perempuan

Bagikan


 

 

Apakah Mama memiliki balita perempuan? Ternyata mengasuh antara balita laki-laki dan perempuan berbeda, karena memiliki sifat yang cenderung berbeda pula. Seringkali Mama bingung dan tidak percaya diri ketika mengasuh balita sendirian apalagi jika ini adalah anak pertama. Mama cenderung lebih mempercayakan pengasuhan balita kepada pengasuh yang ada. Akibatnya balita lebih dekat dengan pengasuhnya dibanding Mama sendiri.

Bagaimana tips sukses mengasuh balita perempuan?  

 

  1. Lebih Hati-Hati

Anak laki-laki memang lebih dikenal dengan keberaniannya dibanding anak perempuan. Sedangkan anak perempuan memiliki kelebihan dari sikap kehati-hatiannya. Anak perempuan mempunyai hal-hal yang memang telah dikuasai sehingga dia dapat mengasah keterampilan motoriknya. Jika balita perempuan sedang mencoba sesuatu hal yang baru, biarkanlah dia mencobanya. Seringkali Mama beranggapan jika balita perempuan itu penakut padahal tidak seperti yang dianggap seperti itu. 

 

  1. Ajarkan Displin

Dispin memang lebih sulit diterapkan pada balita laki-laki dibanding perempuan. Hal ini disebabkan karena pendengaran anak laki-laki tidaklah sebaik anak perempuan sejak lahir. Pendengaran balita perempuan lebih sensitif kemudian segala pusat verbal dalam otaknya dapat berkembang lebih cepat. Hal inilah yang menyebabkan balita perempuan lebih mmemberikan respon yang baik terhadap pujian ataupun peringatan dari orangtua yang mengisyaratkan tentang kedisiplinan. Balita perempuan lebih mudah mendengar dan mengerti mengenai segala hal tentang displin. 

 

  1. Ajak Komunikasi Lebih Sering

Balita perempuan lebih suka diajak berkomunikasi dibanding dengan sebuah tindakan. Berbeda dengan balita laki-laki yang lebih berorientasi pada tindakan. Balita perempuan berorientasi terhadap sinyal non verbal, seperti nada suara serta ekspresi. Inilah yang menyebabkan anak perempuan lebih mudah mengungkapkan perasaan dibanding anak laki-laki. Oleh karena itu, komunikasi antara Mama dan anak perempuan sangatlah penting, agar dia semakin terbuka ke depannya dan tidak sungkan untuk mengungkapkan perasaan atau meminta nasihat dari Mama. 

 

  1. Kemandirian

Sekalipun balita perempuan, Mama harus tetap mengajarkan dia nilai-nilai kemandirian. Jangan biarkan anak menjadi ketergantungan dengan Mama. Memang anak perempuan dianggap lebih dekat dengan Mamanya sendiri. Tapi jika dibiarkan terus menerus, akan membuat si kecil menjadi manja.

 

Intinya, penting untuk menanamkan kelembutan, cinta kasih, serta rasa sayang terhadap dirinya sendiri. Jika hal ini bisa Mama tanamkan pada balita sejak dini, maka anak mampu tumbuh menjadi seorang perempuan yang utuh dan bisa menjaga diri saat dewasa nanti. Bukankah hal ini yang membuat Mama merasa bangga?

 

<PIA>

 

Bagikan

Artikel Terkait