Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tips Cepat Hamil | Jul 26, 2017

Vitamin Apa Saja yang Bisa Membuat Cepat Hamil?

Bagikan


Pernah Mama bertanya-tanya apakah ada vitamin kehamilan yang seharusnya Mama dapatkan sekarang ketika sedang mencoba untuk hamil? Nah, sebenarnya ada beberapa vitamin cepat hamil.

Menurut Natalie Burger, MD, dokter spesialis fertilitas di Texas Fertility Center, nutrisi yang baik dapat membantu Mama meningkatkan kesuburan dan mempersiapkan tubuh bagi janin. 

Berikut adalah vitamin kesuburan yang harus Mama konsumsi baik dalam bentuk suplemen maupun bahan makanan:

1. Seng

Seng berperan pada ovulasi dan kesuburan pada wanita dan juga produksi mani dan testosteron pada pria. Selain tiram, Mama juga bisa mengonsumsi makanan kaya seng lainnya seperti biji-bijian, kepiting dan lobster, kacang-kacangan dan produk susu.

2. Asam folat

Pada ahli merekomendasikan agar semua wanita usia subur mengkonsumsi sekitar 400 mikrogram asam folat sehari. Asam folat adalah vitamin B kompleks yang digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan sel darah merah darah ekstra untuk tubuh selama kehamilan dan mengurangi kemungkinan cacat tabung saraf (masalah pada sumsum tulang belakang bayi). Mama bisa mendapatkan asupan asam folat setiap hari dalam bentuk suplemen maupun alami dari buah-buahan, biji-bijian dan sayuran hijau.

3. Multivitamin

Jika Mama sudah mengonsumsi multivitamin, artinya Mama dalam keadaan sehat. Jika tidak, mulailah mengonsumsi sekarang juga untuk membantu meningkatkan kesuburan.

4. Coenzyme Q10

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen Coenzyme Q10 (CoQ10) dapat membantu mengatasi infertilitas pada wanita dan pria. Ada juga bukti bahwa CoQ10 dapat meningkatkan jumlah sperma. Untuk orang dewasa, dosis harian yang disarankan adalah 30 – 200 mg dalam dosis terbagi sepanjang hari.

Baca Juga : Seberapa Penting Pemberian Vitamin Pada Balita?

5. Asam Lemak Bebas Omega 3

Konsumsilah asam lemak esensial ini yang terdapat pada minyak ikan atau minyak nabati atau jenis kacang tertentu jika Mama menjalani perawatan IVF. Peningkatan asupan asam lemak omega 3 dikaitkan dengan peningkatan kualitas embrio dalam penelitian IVF.

6. Zat besi

Asupan zat besi yang direkomendasikan oleh wanita adalah 18 mg sehari, namun ibu hamil membutuhkan sekitar 27 mg setiap hari. Besi digunakan untuk memproduksi hemoglobin, komponen pembawa oksigen sel darah merah.

Jika tubuh tidak memiliki cukup zat besi, jaringan dan organ tubuh tidak akan mendapatkan oksigen yang dibutuhkan agar berfungsi dengan baik. Mama bisa mendapatkan jumlah ini dalam multivitamin, tetapi juga melalui makanan seperti daging merah, tahu, dan sayuran hijau berdaun gelap.

7. Kalsium

Pakar nutrisi menyarankan agar wanita yang ingin hamil harus mengkonsumsi sekitar 1.000 mg sehari, karena saat Mama hamil, bayi yang sedang tumbuh membutuhkan kalsium.

Sebenarnya, disarankan juga agar semua orang dewasa antara usia 19 dan 50 mengkonsumsi jumlah kalsium tersebut untuk membentuk tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis. Tambahkan kalsium ke dalam makanan dengan minum banyak susu dan makan sayuran hijau.

8. Vitamin B6

Konsumsilah vitamin ini sekarang juga untuk mengatasi gejala kehamilan yang tidak menyenanglan setelah Mama hamil. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi setidaknya 10 mg vitamin B6 sebelum mereka hamil dilaporkan kurang mengalami morning sickness daripada mereka yang tidak mengonsumsinya.

9. Antioksidan

Mengonsumsi suplemen ini seperti vitamin C dan vitamin E dapat membantu kesuburan bagi pria dan wanita. Mama bisa mengonsumsi vitamin ini dalam bentuk pil atau mengkonsumsi makanan seperti jeruk dan stroberi (untuk vitamin C) dan kacang almond dan biji bunga matahari (untuk vitamin E).

10. L-karnitin

Zat ini berfungsi sebagai sumber energi untuk sperma dan berperan penting dalam pematangan sperma dan metabolisme pada pria. Penambahan L-karnitin dalam bentuk suplemen dapat meningkatkan motilitas sperma pada beberapa kasus infertilitas faktor pria.

Apakah Mama sudah mendapat asupan vitamin yang cukup?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.