Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Jun 21, 2017

Waspadai Sinusitis Pada Anak!

Bagikan


Apakah si kecil sudah seminggu lebih mengalami pilek tapi tak kunjung sembuh? Hati-hati, Mama. Bisa jadi si kecil mengidap sinusitis!

Ya, anak-anak juga bisa kena infeksi sinus. Seperti apa tanda-tandanya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini, ya!

Mengenal Sinusitis

Sinus adalah serangkaian kantong udara yang terdapat pada tulang wajah. Sinus dimulai dari bagian dahi bawah (tepat di atas kedua alis) sampai persis di atas cuping hidung. Pada anak-anak, sinus memang belum berkembang sempurna sampai anak memasuki usia praremaja.

Namun, sinus tetap bisa kena infeksi atau alergi. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada sinus disebut dengan sinusitis.

Perbedaan Flu Biasa dan Sinusitis pada Anak

Infeksi virus influenza atau flu adalah infeksi pada sistem pernapasan anak. Hal ini menyebabkan produksi lendir (ingus) berlebih, terutama pada saluran hidung.

Bila ingus terjebak dalam sinus anak, bakteri akan berkembang biak dan menyebabkan infeksi baru. Inilah mengapa biasanya sinusitis muncul setelah anak terserang flu.


Gejala Sinusitis pada Anak

Mama, perhatikan kalau si kecil menunjukkan serangkaian gejala sinusitis berikut ini. Sebaiknya Mama membawa anak ke dokter.

  • Pilek yang tak kunjung sembuh setelah sepuluh hari sampai dua minggu lamanya
  • Demam (badan hangat atau panas)
  • Hidung tersumbat
  • Ingus berwarna kuning kehijauan
  • Sakit tenggorokan atau batuk
  • Bau mulut tak sedap
  • Sakit kepala, terutama di bagian mata atau dahi atas
  • Sakit telinga
  • Pembengkakan di sekitar mata
  • Badan lemas
  • Anak jadi rewel

Pengobatan Sinusitis pada Anak

Bila buah hati Mama mengidap sinusitis, segera bawa ke dokter. Meskipun dalam beberapa kasus sinusitis tidak berbahaya, pergi ke dokter bisa mempercepat pemulihan sehingga anak akan merasa lebih nyaman.

Dokter anak biasanya akan meresepkan obat-obatan antibiotik yang harus diminum sampai habis. Untuk melegakan hidung tersumbat, dokter mungkin memberikan semprotan hidung (nasal spray).

Dalam kasus yang serius, si kecil mungkin harus menjalani operasi untuk mengobati sinusitis. Operasi sinusitis dilakukan untuk membuka dan membersihkan saluran pernapasan dan sinus anak.

Namun, biasanya operasi ini baru disarankan oleh dokter anak bila buah hati Mama sudah sering sekali mengalami sinusitis.

Apakah Sinusitis Menular?

Tak seperti flu, sinusitis tidak menular. Jadi kalau buah hati Mama mengidap sinusitis, adik atau kakaknya tidak akan tertular. Anak juga tak akan tertular sinusitis dari teman sekelasnya, misalnya.

Akan tetapi, Mama bisa mencegah sinusitis pada anak dengan memastikan udara di rumah cukup lembap. Pasalnya, udara kering bisa memperparah infeksi pada sinus. Kalau anak punya alergi tertentu, menghindari penyebab alergi juga bisa jadi cara yang bijak untuk mencegah sinusitis.


Itu dia serba-serbi sinusitis pada anak yang harus Mama waspadai. Pernahkah buah hati Mama kena sinusitis? Seperti apa pengalaman Mama menghadapinya? Ceritakan di bagian komentar, ya!

(IA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.