Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Apr 10, 2017

Yuk Ajak Anak Bersih-Bersih Rumah!

Bagikan


 

 

Bersih-bersih rumah kadang terasa berat ketika si kecil memasuki usia balita. Di usianya tersebut, anak sedang asyik-asyiknya bereksplorasi dan bermain dengan mainannya sehingga membuat rumah seringkali berantakan.

Namun, Mama perlu mencoba mengajak anak untuk ikut membersihkan rumah. Memang penuh tantangan sih, namun melibatkan anak sejak dini dalam kegiatan bersih-bersih rumah perlu untuk menumbuhkan rasa cinta kebersihan.

Selain membuat rumah semakin nyaman untuk dihuni, kegiatan ini akan meningkatkan kedekatan Anda dan anak, sekaligus membuat balita belajar bertanggung jawab, inisiatif dan mandiri. Yuk coba langkah ini agar kegiatan bersih-bersih berjalan sukses!

   

1. Beri tugas sesuai usia

Beda usia, beda juga ketrampilan yang dimiliki anak. Anak usia balita, bisa diberi tugas untuk memasukkan mainan ke keranjang atau merapikan tempat tidurnya.

Anak usia 6 tahun sudah bisa diberi tugas membereskan meja makan dan mencuci alat makan yang tidak berat seperti sendok garpu maupun wadah plastik.

   

2. Jadikan kegiatan bersih-bersih sebagai ajang perlombaan seru

Beri nama tiap tugas yang Anda berikan dengan nama yang seru. Tugas merapikan mainan misalnya, bisa Mama beri nama “Lomba Memasukkan Mainan ke Dalam Keranjang.”

Sebagai catatan, hindari memberi tugas yang sama pada kakak dan adik agar tak timbul persaingan. Sebaliknya, buatlah mereka bekerjasama mencapai target yang Anda buat, misalnya secara estafet adik bertugas merapikan mainan lalu kakak merapikan tempat dan kamar tidur.

   

3. Beri tugas yang jelas

Semakin jelas kalimat tugas yang Mama sebutkan, maka semakin baik anak akan menyelesaikan tugasnya. Sebagai contoh, hindari perintah “Ayo bereskan mainanmu!” dan ganti dengan kalimat “Ayo, masukkan mainan-mainanmu ke dalam lemari.”

Bila waktunya lebih luang, sekali atau dua kali, coba sebutkan tugas dalam kalimat lebih rinci, dan dampingi anak untuk menyelesaikan tahap demi tahap tugasnya.

   

4. Buat jadwal rutin

Sediakan waktu setidaknya 15 menit dalam sehari untuk melakukan tugas bersih-bersih ringan. Agar lebih mudah, buat jadwal secara tertulis atau lengkapi dengan gambar agar anak yang belum lancar membaca bisa memahami tugasnya.

   

Sebagai langkah terakhir dan terpenting, cobalah untuk konsisten dan jadilah contoh yang baik dalam menjaga kebersihan rumah. Rumah yang terjaga kebersihannya, menjauhkan penghuninya dari kuman penyakit.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.