DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Jun 16, 2017

Yuk, Kenalkan Finger Food Pada Si Kecil

Bagikan


Makanan dengan ukuran sekali gigit serta mudah diambil dan dikonsumsi si kecil dikenal sebagai finger food. Makan finger food sangat  menyenangkan bagi bayi yang baru mengenal MPASI. Mengonsumsi finger food juga menjadi langkah penting dalam melatih kemandiriannya sekaligus mengembangkan kemampuan motorik dan koordinasi tubuh.

Pertama si kecil mencoba makan finger food mungkin jadi belepotan dan berantakan. Namun, biarkan si kecil menikmati makanannya. Apalagi, ini adalah salah satu momen tumbuh kembang si kecil di usia emas.

Kapan Waktu Paling Tepat Mengenalkan Finger Food?

Saat si kecil berusia 8-9 bulan, ia mungkin memberikan tanda-tanda bahwa ia sudah siap makan sendiri. Salah satu tandanya adalah meraih sendok saat Mama menyuapinya. Si kecil juga kemungkinan merebut makanan dari piring yang Mama bawa.

Pada awalnya, si kecil mungkin hanya mengenggam tangannya dan mencoba memasukannya ke dalam mulut. Lama kelamaan si kecil mulai paham bagaimana menggunakan ibu jari serta telunjuknya untuk mengambil makanan. Kemampuan motorik ini disebut kemampuan menjepit serta menggenggam.

Baca juga: Kapan Bayi Anda Siap Makan?

 

Bagaimana Cara Memperkenalkan Finger Food Pada Si Kecil?

Tempatkan empat atau lima potong finger food ke piring antipecah atau tempat makanan di high chair. Mama bisa memberikan lebih banyak makanan saat si kecil memakannya. Memberikan finger food di high chair dibandingkan di kereta dorong atau baby walker mampu mengurangi risiko tersedak sekaligus mengajarinya bahwa high chair digunakan untuk makan.

Makanan Apa yang Paling Cocok Diperkenalkan Sebagai Finger Food?

Si kecil mungkin punya nafsu makan yang baik, tetapi ia belum punya banyak gigi. Jadi, Mama bisa mulai memberikan finger food yang bisa dihancurkan dengan gusi atau mudah larut saat terkena air liur di dalam mulutnya. Saat si kecil memasuki usia balita, Mama bisa memberikan potongan gigitan dari makanan yang Mama makan.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa bayi sedang dalam tahap belajar tentang aroma, tekstur dan warna makanan saat mulai makan sendiri. Cobalah untuk memberinya makananan yang beragam. Jangan berikan permen kepada si kecil, termasuk juga kue kering atau makanan ringan, terutama dengan kandungan gula tinggi. Si kecil lebih membutuhkan makanan kaya nutrisi, bukan makanan nol kalori.

Di bawah ini merupakan daftar makanan yang baik diberikan sebagai finger food:

  • Sereal oat panggang atau sereal rendah gula lainnya
  • Potongan kecil roti panggang dengan tambahan vitamin berupa sayuran
  • Potongan kecil pisang atau buah kupas seperti mangga, pir, semangka tanpa biji, atau peach
  • Potongan kecil tahu berbentuk dadu
  • Pasta spiral yang dimasak sampai lembut, lalu dipotong-potong
  • Potongan keju lembut yang sangat kecil
  • Telur rebus
  • Potongan kecil sayuran yang dimasak hingga matang, seperti kacang polong, kentang, wortel, zucchini, atau ubi jalar
  • Potongan kecil brokoli
  • Potongan daging ayam, sapi, kalkun, atau daging lunak lainnya

Baca juga: Bayi di Bawah 6 Bulan Makan Pisang, Bahaya!

 

Namun, Mama harus berhati-hati saat mengenalkan finger food pada si kecil. Jika Mama khawatir si kecil memiliki alergi terhadap jenis makanan tertentu, Mama bisa memperkenalkannya satu per satu dan perhatikan reaksi alergi yang mungkin ditunjukkan si kecil.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait